{"id":34952,"date":"2025-06-28T23:16:05","date_gmt":"2025-06-28T23:16:05","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=34952"},"modified":"2025-06-28T23:16:06","modified_gmt":"2025-06-28T23:16:06","slug":"perluasan-bsu-perkuat-paket-stimulus-ekonomi-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/06\/28\/perluasan-bsu-perkuat-paket-stimulus-ekonomi-nasional\/","title":{"rendered":"Perluasan BSU Perkuat Paket Stimulus Ekonomi Nasional"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Pemerintah terus memperkuat perlindungan daya beli masyarakat pekerja melalui program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025. Langkah ini menjadi bagian dari lima paket stimulus ekonomi nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, dengan target menjangkau 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan atau di bawah UMP\/UMK.<\/p>\n<p>Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan penyaluran BSU tahap pertama telah menjangkau 2.450.068 pekerja dari total 3.697.836 penerima yang ditetapkan. Data 4,5 juta calon penerima BSU tahap kedua kini sedang dalam proses verifikasi.<\/p>\n<p>\u201cBSU tahap pertama sudah disalurkan, sisanya masih dalam proses pencairan dan dilakukan langsung ke rekening masing-masing. Pemerintah menargetkan bantuan dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Program ini juga menyasar guru honorer sebagai bagian dari kelompok rentan. Pemerintah mencatat sebanyak 288.000 guru di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta 277.000 guru di lingkungan Kementerian Agama akan menerima BSU senilai Rp600.000 untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2025.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp10,72 triliun telah disiapkan melalui APBN untuk mendukung pelaksanaan BSU tahun ini.<\/p>\n<p>\u201cIni ditujukan kepada pekerja dan para guru honorer yang memiliki penghasilan di bawah Rp3,5 juta atau di bawah upah minimum provinsi maupun kabupaten\/kota,\u201d ujar Menkeu usai rapat terbatas di Istana Negara.<\/p>\n<p>Kriteria penerima ditentukan melalui basis data BPJS Ketenagakerjaan, dengan ketentuan utama: WNI dengan NIK, peserta aktif BPJS hingga April 2025, penghasilan maksimal Rp3,5 juta, bukan ASN, TNI, Polri, dan tidak sedang menerima bansos seperti PKH saat penyaluran dilakukan.<\/p>\n<p>Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyampaikan bahwa PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali ditunjuk sebagai salah satu penyalur utama. BRI juga telah menyiapkan akses pencairan melalui BRImo, ATM, CRM, serta lebih dari 1,19 juta AgenBRILink yang tersebar hingga ke pelosok.<\/p>\n<p>\u201cKami berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan proses penyaluran berjalan mudah, aman, dan inklusif,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, penyaluran BSU dilakukan melalui bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri), serta Bank Syariah Indonesia (BSI) khusus di Aceh. Pekerja yang tidak memiliki rekening akan menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Pemerintah terus memperkuat perlindungan daya beli masyarakat pekerja melalui program Bantuan Subsidi Upah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-34952","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34952"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34952\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34953,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34952\/revisions\/34953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34952"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34952"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=34952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}