{"id":35948,"date":"2025-07-22T09:11:53","date_gmt":"2025-07-22T09:11:53","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=35948"},"modified":"2025-07-22T09:11:54","modified_gmt":"2025-07-22T09:11:54","slug":"keberhasilan-nego-tarif-trump-jadi-19-persen-datangkan-banyak-keuntungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/07\/22\/keberhasilan-nego-tarif-trump-jadi-19-persen-datangkan-banyak-keuntungan\/","title":{"rendered":"Keberhasilan Nego Tarif Trump Jadi 19 Persen Datangkan Banyak Keuntungan"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Keberhasilan negosiasi Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kebijakan tarif baru mendatangkan banyak keuntungan bagi Indonesia.<\/p>\n<p>Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut Indonesia memperoleh setidaknya dua manfaat dari pengenaan tarif ekspor ke AS sebesar 19 persen.<\/p>\n<p>\u201cJadi ini ada dua yang kita dapatkan investasi masuk dan yang kedua ekspor kita meningkat. Jadi daya saing kita juga semakin meningkat,\u201d kata Budi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.<\/p>\n<p>Budi menegaskan peluang ekspor ke Amerika semakin besar dan Indonesia harus memanfaatkannya dengan optimal.<\/p>\n<p>\u201cKesempatan untuk ekspor ke Amerika justru sekarang semakin besar, jadi kita memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Budi, tarif Trump sebesar 19 persen merupakan yang terendah di kawasan ASEAN.<\/p>\n<p>\u201cYa kalau misalnya ini kan 19 persen kalau dari ASEAN kan selama ini masih paling rendah ya, Mudah-mudahan terus seperti itu sampai 1 Agustus otomatis begini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan sebelum adanya tarif tersebut, AS memberlakukan tarif yang sama kepada semua negara.<\/p>\n<p>Kini, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif karena tarif yang lebih rendah dibanding negara lain.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita mempunyai kelebihan kan berarti ini bisa menarik investasi asing datang,\u201d kata Menteri Budi.<\/p>\n<p>\u201cInvestasi asing datang ke Indonesia untuk bisa ekspor ke Amerika,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo melalui akun Instagram @prabowo mengatakan kesepakatan tarif 19 persen itu terbaik bagi Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSaya baru saja melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan Presiden Donald Trump,\u201d ucap Kepala Negara.<\/p>\n<p>\u201cKami sepakat untuk membawa hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat ke era baru yang saling menguntungkan bagi kedua negara kita yang besar,\u201d tulisnya, Rabu (16\/7).<\/p>\n<p>Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita menilai kesepakatan tersebut adil dalam konteks geopolitik.<\/p>\n<p>\u201cWalaupun istilahnya reciprocal theory, tapi reciprocal itu tidak harus bermakna bahwa situ kenakan satu, saya juga kenakan satu,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ronny menambahkan syarat impor energi, pertanian, dan pesawat merupakan mekanisme perdagangan yang wajar karena Indonesia memang belum memproduksi komoditas tersebut sendiri.<\/p>\n<p>\u201cJadi artinya semua yang kita impor selama ini, kita impor tetap dari Amerika dengan tarif yang nol, sehingga akan lebih murah di Indonesianya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cAkan menguntungkan perusahaan dan konsumen Indonesia,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Keberhasilan negosiasi Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kebijakan tarif baru mendatangkan banyak keuntungan bagi Indonesia. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut Indonesia memperoleh setidaknya dua manfaat dari pengenaan tarif ekspor ke AS sebesar 19 persen. \u201cJadi ini ada dua yang kita dapatkan investasi masuk dan yang kedua ekspor kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-35948","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35948"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35949,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35948\/revisions\/35949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}