{"id":36102,"date":"2025-07-27T00:07:27","date_gmt":"2025-07-27T00:07:27","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=36102"},"modified":"2025-07-27T00:07:28","modified_gmt":"2025-07-27T00:07:28","slug":"kopdes-merah-putih-tuban-jadi-harapan-ekonomi-baru-isu-penutupan-hanya-provokasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/07\/27\/kopdes-merah-putih-tuban-jadi-harapan-ekonomi-baru-isu-penutupan-hanya-provokasi\/","title":{"rendered":"Kopdes Merah Putih Tuban Jadi Harapan Ekonomi Baru, Isu Penutupan Hanya Provokasi"},"content":{"rendered":"<p>JAWA TIMUR \u0097 Koperasi Desa\/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kembali beroperasi setelah sebelumnya beredar kabar mengenai penutupan yang memicu kegaduhan publik.<\/p>\n<p>Fakta terbaru mengungkapkan bahwa isu penutupan koperasi tersebut hanyalah kesalahpahaman yang diprovokasi oleh kepentingan segelintir pihak tertentu.<\/p>\n<p>Bermula dari adanya miskomunikasi antara pihak mitra dan pemerintah desa setempat.<\/p>\n<p>Kepala Desa Pucangan, Santiko, menegaskan permintaan maafnya atas polemik yang muncul.<\/p>\n<p>Ia mengaku sedang grogi saat berbicara di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada acara peresmian Kopdes Merah Putih yang berlangsung meriah kala itu.<\/p>\n<p>\u0093Saya hanya menyampaikan hal yang spontan dan mohon maaf jika ada yang kurang tepat,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga memberikan klarifikasi atas isu tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya, permasalahan yang terjadi semata-mata akibat miskomunikasi antara Kepala Desa dengan pihak PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) selaku mitra.<\/p>\n<p>\u0093Sudah selesai kok, hanya masalah salah paham. Mungkin Kadesnya grogi,\u0094 ungkap Zulhas.<\/p>\n<p>Ia memastikan bahwa Kopdes Merah Putih Tuban telah kembali beroperasi normal setelah komunikasi di antara pihak terkait berjalan lancar.<\/p>\n<p>\u0093Pemilik pondoknya itu teman saya, dan sudah selesai. Sudah-sudah buka lagi,\u0094 tegasnya usai pertemuan di Jakarta.<\/p>\n<p>Direktur PT PPSD dan para mitra koperasi menganggap insiden tersebut sebagai pelajaran berharga untuk membangun kerja sama yang lebih solid ke depan.<\/p>\n<p>Mereka berharap komunikasi antarpihak dapat berjalan lebih baik agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang berujung pada provokasi penutupan usaha.<\/p>\n<p>Kopdes Merah Putih diyakini menjadi contoh kolaborasi dan kesadaran kolektif koperasi di Indonesia.<\/p>\n<p>Anggota Komisi XI DPR Ahmad Najib Qodratullah menilai Kopdes Merah Putih sebagai harapan baru bagi sistem ekonomi rakyat pedesaan.<\/p>\n<p>\u0093Kopdes Merah Putih bukan hanya harapan baru terhadap sistem ekonomi bagi rakyat pedesaan tetapi juga menjadi alternatif bagi masyarakat desa,\u0094 katanya.<\/p>\n<p>Menurutnya, koperasi tersebut akan memangkas jalur distribusi kebutuhan pokok sehingga harga lebih terjangkau, sekaligus memperkuat kemandirian logistik desa melalui pembangunan gudang, armada transportasi, dan sistem informasi yang efisien.<\/p>\n<p>Najib menegaskan bahwa meskipun tantangan profesionalisme dan dominasi oligopoli masih ada, Kopdes Merah Putih merupakan pemecah kebuntuan perdagangan pedesaan jika dijalankan sesuai konsep awal.<\/p>\n<p>\u0093Mari kita dukung secara bersama-sama Koperasi Desa Merah Putih,\u0094 ujarnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAWA TIMUR \u0097 Koperasi Desa\/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-36102","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36102"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36103,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36102\/revisions\/36103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36102"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=36102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}