{"id":36188,"date":"2025-07-28T07:48:48","date_gmt":"2025-07-28T07:48:48","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=36188"},"modified":"2025-07-28T07:48:49","modified_gmt":"2025-07-28T07:48:49","slug":"program-sekolah-rakyat-permudah-akses-pendidikan-berkualitas-bagi-generasi-muda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/07\/28\/program-sekolah-rakyat-permudah-akses-pendidikan-berkualitas-bagi-generasi-muda\/","title":{"rendered":"Program Sekolah Rakyat Permudah Akses Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Muda"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u0097 Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan akses pendidikan yang merata, gratis, dan berkualitas melalui program Sekolah Rakyat. Program ini hadir sebagai solusi konkret untuk menjawab kebutuhan pendidikan bagi keluarga kurang mampu sekaligus membentuk generasi muda Indonesia yang unggul secara intelektual, berintegritas tinggi, serta memiliki akhlak mulia.<\/p>\n<p>Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pemerataan pendidikan nasional.<\/p>\n<p>\u0093Pemerintah berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh semua kalangan. Program Sekolah Rakyat adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,\u0094 kata Gibran.<\/p>\n<p>Senada dengan Wapres, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Cahyo Haryo Prakoso menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan akses pendidikan gratis, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa.<\/p>\n<p>\u0093Kami sangat optimistis, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas integritas, intelektual, serta akhlak moral generasi muda kita. Ini luar biasa,\u0094 ujar Cahyo.<\/p>\n<p>Cahyo juga menggarisbawahi bahwa pendidikan masa kini harus menekankan pada pembentukan karakter dan nilai kebangsaan. \u0093Kunci menjadi bangsa maju bukan hanya soal kecerdasan, melainkan juga akhlak moral dan mental yang kuat, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila,\u0094 tuturnya.<\/p>\n<p>Ia pun mengapresiasi langkah Rektor Unesa yang memberikan beasiswa kepada 100 siswa Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak-anak.<\/p>\n<p>Program Sekolah Rakyat juga didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui edukasi literasi digital yang menyasar seluruh siswa. Kepala Badan Pengembangan SDM Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menegaskan bahwa pemahaman teknologi digital sejak dini sangat krusial.<\/p>\n<p>\u0093Sekolah Rakyat menjadi salah satu target sasaran Komdigi untuk memberikan edukasi literasi digital kepada siswa-siswinya. Harapannya, Komdigi dapat segera menjangkau seluruh Sekolah Rakyat yang tersebar di Indonesia,\u0094 ucapnya.<\/p>\n<p>Melalui sinergi antarinstansi, Sekolah Rakyat kini menjadi representasi dari visi besar pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Dengan fasilitas yang memadai, kurikulum berbasis karakter, serta dukungan teknologi dan digitalisasi, program ini diharapkan menjadi pilar utama dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u0097 Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan akses pendidikan yang merata, gratis, dan berkualitas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-36188","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36188","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36188"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36188\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36189,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36188\/revisions\/36189"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36188"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=36188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}