{"id":36914,"date":"2025-08-13T08:24:26","date_gmt":"2025-08-13T08:24:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=36914"},"modified":"2025-08-13T08:24:36","modified_gmt":"2025-08-13T08:24:36","slug":"kepemimpinan-visioner-dr-dewi-puspitorini-harapan-baru-iluni-ui-2025-2028","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/08\/13\/kepemimpinan-visioner-dr-dewi-puspitorini-harapan-baru-iluni-ui-2025-2028\/","title":{"rendered":"Kepemimpinan Visioner dr. Dewi Puspitorini: Harapan Baru ILUNI UI 2025\u20132028"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemilihan Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025\u20132028 tengah memasuki tahap penting. Dari sekian kandidat yang mencuat, nama dr. Dewi Puspitorini, Sp.P., M.A.R.S., M.H. tampil menonjol dengan visi kepemimpinan yang inklusif, progresif, dan berdampak nyata bagi alumni, almamater, serta bangsa.<\/p>\n<p>Sebagai dokter spesialis pulmonologi, dr. Dewi memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian di bidang kesehatan nasional. Komitmennya tidak hanya terbatas di ranah medis, tetapi juga dalam membangun jejaring sosial alumni lintas fakultas dan generasi.<\/p>\n<p>Ketua Umum ILUNI Fakultas Kedokteran UI, Dr. Wawan Mulyawan, menyatakan dukungan terhadap dr. Dewi karena menilai dirinya memiliki kemampuan menyatukan berbagai unsur dalam tubuh ILUNI.<\/p>\n<p>\u201cDewi adalah sosok yang mampu menyatukan lintas fakultas dan generasi, dengan visi yang relevan terhadap tantangan zaman,\u201d ujar Wawan.<\/p>\n<p>Dengan visi \u201cMembangun ILUNI UI yang guyub, progresif, inklusif dan berdampak nyata bagi alumni, almamater UI, dan kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045\u201d, dr. Dewi telah resmi terdaftar sebagai calon Ketua Umum ILUNI UI dan mendapat nomor urut 6.<\/p>\n<p>Untuk merealisasikan visinya, dr. Dewi juga membawa lima misi utama. Pertama, digitalisasi total sistem ILUNI guna memperkuat efisiensi dan aksesibilitas layanan. Kedua, penguatan jaringan alumni UI secara global. Ketiga, pemberdayaan alumni secara berkelanjutan, terutama dalam hal kesejahteraan dan kesehatan. Keempat, kontribusi nyata bagi Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. Dan kelima, program pemberdayaan perempuan Indonesia yang dimulai dari alumni UI.<\/p>\n<p>Dalam keterangan terpisah, dr. Dewi menegaskan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola organisasi alumni. Ia juga menyoroti urgensi pengarusutamaan isu kesetaraan gender di dalam tubuh ILUNI.<\/p>\n<p>\u201cKesetaraan gender adalah bagian dari kemajuan organisasi. Sudah saatnya perempuan diberi ruang lebih besar dalam kepemimpinan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Mengusung tagline \u201cU&amp;I Guyub, U and I become Us\u201d, dr. Dewi ingin menjadikan ILUNI UI sebagai rumah bersama bagi lebih dari 300.000 alumni yang tersebar di seluruh penjuru negeri.<\/p>\n<p>\u201cILUNI UI harus menjadi contoh organisasi alumni yang transparan, akuntabel, dan inklusif,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Dengan semangat kolaboratif lintas generasi dan latar belakang profesional yang kuat, dr. Dewi Puspitorini membawa harapan baru dalam memperkuat peran ILUNI UI sebagai motor kemajuan bangsa. {}<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemilihan Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025\u20132028 tengah memasuki tahap&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-36914","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36914"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36915,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36914\/revisions\/36915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36914"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=36914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}