{"id":37057,"date":"2025-08-17T12:07:19","date_gmt":"2025-08-17T12:07:19","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=37057"},"modified":"2025-08-17T12:07:20","modified_gmt":"2025-08-17T12:07:20","slug":"alumni-ui-we-care-jadi-panggung-dewi-puspitorini-tawarkan-arah-baru-iluni-ui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/08\/17\/alumni-ui-we-care-jadi-panggung-dewi-puspitorini-tawarkan-arah-baru-iluni-ui\/","title":{"rendered":"\u201cAlumni UI We Care!\u201d Jadi Panggung Dewi Puspitorini Tawarkan Arah Baru ILUNI UI"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025\u20132028, dr. Dewi Puspitorini, Sp.P, MARS, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan organisasi alumni yang inklusif, modern, dan berdampak nyata. Hal itu ia sampaikan saat menggelar kegiatan \u201cAlumni UI We Care!\u201d di Gedung IASTH, Jakarta Pusat, Jumat (15\/8\/2025).<\/p>\n<p>Acara tersebut menghadirkan serangkaian program, mulai dari job fair, talkshow kewirausahaan, bazar UMKM alumni, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Menurut Dewi, kegiatan ini menjadi bukti bahwa ILUNI UI bukan hanya ruang temu kangen, tetapi wadah yang bisa memberikan manfaat langsung bagi alumni, mahasiswa, dan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cGuyub bukan sekadar kebersamaan, melainkan kekuatan untuk bergerak maju secara kolektif. Alumni UI harus menunjukkan peran nyata, tidak hanya di kampus, tapi juga di tengah masyarakat,\u201d ujar Dewi.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, konsep kebersamaan yang diusung melalui tagline \u201cU &amp; I Guyub, U and I become Us\u201d harus diwujudkan dalam aksi yang konkret. Salah satunya adalah transformasi digital melalui platform UI Connect. \u201cTeknologi harus digunakan untuk mendekatkan, bukan membatasi. Dengan UI Connect, alumni dari seluruh dunia bisa tetap terhubung dalam satu ekosistem yang inklusif dan dinamis,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selain soal digitalisasi, Dewi juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional dan transparan. \u201cILUNI UI harus menjadi contoh organisasi yang bersih, terbuka, dan berdampak nyata bagi bangsa. Legitimasi lahir dari akuntabilitas yang konsisten,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia juga menggarisbawahi pentingnya kesejahteraan anggota. Program seperti pemeriksaan kesehatan berkala, dukungan psikologis, hingga bantuan finansial menurutnya menjadi pondasi yang menjaga produktivitas alumni. \u201cKesejahteraan alumni, baik fisik maupun mental, adalah investasi untuk memperkuat peran ILUNI UI ke depan,\u201d ujar Dewi.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap Dewi datang dari Ketua Umum ILUNI Fakultas Kedokteran UI, dr. Wawan Mulyawan. Ia menilai Dewi sebagai sosok visioner yang mampu menjawab tantangan zaman. \u201cDewi memiliki visi yang jelas dan kapasitas nyata. Ia bisa memadukan kompetensi profesional dengan semangat kolaboratif untuk menyatukan keberagaman alumni,\u201d kata Wawan.<\/p>\n<p>Pemilihan Ketua Umum ILUNI UI dijadwalkan berlangsung pada 23\u201324 Agustus 2025 dengan sistem e-voting. Cara ini diharapkan memperluas partisipasi sekaligus memperkuat legitimasi hasil pemilihan.<\/p>\n<p>Dengan visi inklusif, strategi digitalisasi, dan kepedulian terhadap kesejahteraan anggota, Dewi Puspitorini memanfaatkan momentum \u201cAlumni UI We Care!\u201d untuk menegaskan arah baru ILUNI UI sebagai organisasi alumni yang adaptif dan berkontribusi nyata bagi bangsa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025\u20132028, dr. Dewi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-37057","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37057"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37057\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37058,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37057\/revisions\/37058"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37057"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}