{"id":37513,"date":"2025-08-28T13:48:08","date_gmt":"2025-08-28T13:48:08","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=37513"},"modified":"2025-08-28T13:48:09","modified_gmt":"2025-08-28T13:48:09","slug":"rawat-nasionalisme-dengan-menghormati-merah-putih-bukan-bendera-bajak-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/08\/28\/rawat-nasionalisme-dengan-menghormati-merah-putih-bukan-bendera-bajak-laut\/","title":{"rendered":"Rawat Nasionalisme Dengan Menghormati Merah Putih Bukan Bendera Bajak Laut"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat rasa nasionalisme dengan cara menghormati Sang Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kedaulatan bangsa. Ajakan ini menjadi penting di tengah maraknya tren budaya pop yang menampilkan simbol-simbol asing, termasuk bendera bajak laut, yang berpotensi menggeser makna kecintaan generasi muda terhadap identitas bangsa.<\/p>\n<p>Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa penghormatan terhadap Merah Putih bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata menjaga warisan perjuangan para pahlawan.<\/p>\n<p>\u201cMerah Putih adalah lambang persatuan bangsa yang telah dikibarkan dengan darah dan pengorbanan. Menghormatinya berarti menjaga harga diri bangsa. Jangan sampai generasi kita lebih bangga pada simbol asing ketimbang bendera negaranya sendiri,\u201d ujar Prasetyo.<\/p>\n<p>Prasetyo mengingatkan agar pengibaran bendera bajak laut tidak dihubungkan dengan isu yang mempertentangkan bendera Merah Putih maupun perayaan kemerdekaan RI.<\/p>\n<p>\u201cKita sebagai anak bangsa, bendera merah putih itu satu-satunya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Selain itu, pihaknya juga menekankan, masalah baru akan muncul jika bendera tersebut digunakan untuk tujuan yang tidak pantas, yang bisa dianggap tidak menghargai pengorbanan para pahlawan bangsa.<\/p>\n<p>\u201cJadi kemudian janganlah ada pihak-pihak yang mengganggu kesakralan di bulan kemerdekaan ini dengan membentur-benturkan antara kreativitas dalam bentuk bendera dengan kesakralan bendera merah putih,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak terdistraksi dan tetap fokus pada semangat kemerdekaan dengan menghormati Merah Putih.<\/p>\n<p>\u201cHarus kita fokuskan ke depan ini, kita merayakan Indonesia. Indonesia merdeka. Jadi harus bendera kitalah yang utama. Jangan sampai nanti ada salah persepsi. Kita merayakan Indonesia merdeka, nanti orang bisa salah paham, tidak semuanya memahami. Jadi saya pikir harus bijaklah,\u201d kata Fadli Zon<\/p>\n<p>Fadli Zon juga menyatakan pengibaran bendera itu sebaiknya tidak menggeser makna kemerdekaan yang sudah menjadi warisan sejarah.<\/p>\n<p>\u201cSebaiknya kita pusatkan 80 tahun Indonesia merdeka ini dengan atribut merah putih kita di mana-mana. Ini adalah kesempatan untuk mempersatukan kembali Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dengan meneguhkan penghormatan terhadap Merah Putih, bangsa Indonesia akan semakin kokoh menghadapi tantangan global, sekaligus mampu melahirkan generasi yang bangga menjadi bagian dari Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat rasa nasionalisme dengan cara menghormati Sang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-37513","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37513"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37514,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37513\/revisions\/37514"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37513"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}