{"id":37806,"date":"2025-09-04T01:07:08","date_gmt":"2025-09-04T01:07:08","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=37806"},"modified":"2025-09-04T01:07:09","modified_gmt":"2025-09-04T01:07:09","slug":"danantara-hadir-sebagai-penopang-stabilitas-keuangan-nasional-pasca-demo-anarkis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/09\/04\/danantara-hadir-sebagai-penopang-stabilitas-keuangan-nasional-pasca-demo-anarkis\/","title":{"rendered":"Danantara Hadir sebagai Penopang Stabilitas Keuangan Nasional Pasca Demo Anarkis"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA \u0096 Pemerintah memastikan hadirnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi penopang penting stabilitas keuangan nasional, terutama pasca ricuh demonstrasi beberapa waktu yang lalu.<\/p>\n<p>Lembaga superholding BUMN tersebut digadang sebagai oase ekonomi yang memperkuat ketahanan finansial, menarik investasi global, sekaligus memberikan harapan baru bagi pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara beroperasi secara jauh lebih profesional dan transparan demi semakin mengoptimalkan perolehan aset negara.<\/p>\n<p>\u0093Kita ingin melihat lebih banyak BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500, membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut,\u0094 ujar Presiden.<\/p>\n<p>\u0093Indonesia juga dapat menjadi pelopor dan pemimpin dalam perekonomian dunia,\u0094 tambah Kepala Negara.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Anggota DPR RI sekaligus Akademisi Hukum, Bambang Soesatyo, menilai lahirnya Danantara melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga UU BUMN merupakan terobosan hukum yang strategis.<\/p>\n<p>Menurutnya, regulasi tersebut dapat menjamin adanya pemberian legitimasi yang kuat dalam pengelolaan dana investasi negara.<\/p>\n<p>\u0093Pengaturan Danantara melalui Peraturan Pemerintah yang lebih lengkap merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa pengelolaan dana investasi nasional dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan tujuan pembangunan nasional,\u0094 jelas Bambang.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pengamat BUMN Herry Gunawan menilai Danantara mampu menjadi katalis yang memperkecil kesenjangan antara modal dan investasi, atau saving-investment gap, yang selama ini membatasi pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>\u0093Keberadaan Danantara memiliki peluang memperkecil kesenjangan antara modal dengan investasi atau biasa dikenal dengan istilah saving-investment gap,\u0094 kata Herry.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa konsolidasi aset melalui Danantara tersebut juga mampu berpotensi untuk menurunkan ketergantungan pemerintah terhadap pendanaan asing yang selama ini terjadi, sehingga Indonesia bisa lebih berdikari.<\/p>\n<p>Dengan aset yang mencapai lebih dari Rp14 ribu triliun, Danantara diproyeksikan menjadi salah satu sovereign wealth fund terbesar di dunia.<\/p>\n<p>Investasi strategis di sektor energi terbarukan, manufaktur canggih, hingga hilirisasi sumber daya alam diharapkan tidak hanya memperkuat stabilitas keuangan nasional, tetapi juga mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u0096 Pemerintah memastikan hadirnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi penopang penting&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-37806","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37806","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37806"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37806\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37807,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37806\/revisions\/37807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37806"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37806"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37806"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37806"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}