{"id":40164,"date":"2025-10-26T18:03:45","date_gmt":"2025-10-26T18:03:45","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=40164"},"modified":"2025-10-26T18:03:46","modified_gmt":"2025-10-26T18:03:46","slug":"waspada-provokasi-demo-pemerintah-ajak-masyarakat-rayakan-sumpah-pemuda-secara-kondusif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/10\/26\/waspada-provokasi-demo-pemerintah-ajak-masyarakat-rayakan-sumpah-pemuda-secara-kondusif\/","title":{"rendered":"Waspada Provokasi Demo, Pemerintah Ajak Masyarakat Rayakan Sumpah Pemuda Secara Kondusif"},"content":{"rendered":"<p>Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat mengajak seluruh generasi muda untuk menjaga suasana aman dan damai.<\/p>\n<p>Peringatan yang jatuh setiap 28 Oktober itu diharapkan menjadi ajang memperkuat semangat persatuan di tengah dinamika sosial dan potensi provokasi yang dapat memecah belah bangsa.<\/p>\n<p>Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Dr. Ali Hanapiah, M.Si, menegaskan pentingnya peran kaum muda sebagai penjaga stabilitas nasional.<\/p>\n<p>\u0093Kami mendukung langkah-langkah Polri yang dianggap perlu untuk menjaga keamanan dan keutuhan bangsa, sejalan dengan arahan Presiden dalam menangani situasi saat ini,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menyerukan agar momentum Sumpah Pemuda menjadi ajang memperkuat solidaritas antarsesama generasi penerus bangsa.<\/p>\n<p>\u0093Mari wujudkan semangat persatuan demi bangsa dan negara yang kita cintai. Sebagai pemuda, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni dan mencegah perpecahan,\u0094 tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Ali Hanapiah menyampaikan bahwa KNPI berkomitmen penuh mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>Ia juga menginstruksikan seluruh DPD KNPI di Indonesia agar menjadi garda depan dalam menjaga suasana kondusif di setiap wilayah.<\/p>\n<p>\u0093Pemuda harus menolak segala bentuk provokasi yang ingin memecah belah rakyat dan aparat. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera \u0097 bukan kembali ke masa sulit,\u0094 katanya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan untuk memperkuat stabilitas sosial.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa kondisi daerah yang aman dan terkendali turut mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p>\u0093Ormas pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga suasana kondusif dan membantu pemerintah menurunkan angka kemiskinan ekstrem,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Pihaknya berkomitmen untuk terus melibatkan organisasi kepemudaan dalam perumusan kebijakan sosial dan ekonomi, agar sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin kuat.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah merilis pedoman nasional untuk pelaksanaan peringatan Sumpah Pemuda 2025.<\/p>\n<p>Dengan mengusung tema \u0093Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu\u0094, pemerintah mengajak masyarakat merayakan dengan penuh semangat kebersamaan dan kedamaian.<\/p>\n<p>Dalam panduan tersebut, Kemenpora mengimbau seluruh daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan positif.<\/p>\n<p>\u0093Peringatan ini bukan sekadar mengenang, tapi menggerakkan. Kita ingin pemuda menjadi pelaku utama perubahan,\u0094 tulis Kemenpora dalam pedoman resminya.**<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat mengajak seluruh generasi muda untuk menjaga suasana aman dan damai. Peringatan yang jatuh setiap 28 Oktober itu diharapkan menjadi ajang memperkuat semangat persatuan di tengah dinamika sosial dan potensi provokasi yang dapat memecah belah bangsa. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-40164","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40164"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40180,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40164\/revisions\/40180"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}