{"id":40494,"date":"2025-11-03T07:16:00","date_gmt":"2025-11-03T07:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=40494"},"modified":"2025-11-03T07:16:12","modified_gmt":"2025-11-03T07:16:12","slug":"pemerintah-siapkan-blt-kesra-untuk-jaga-stabilitas-konsumsi-domestik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/11\/03\/pemerintah-siapkan-blt-kesra-untuk-jaga-stabilitas-konsumsi-domestik\/","title":{"rendered":"Pemerintah Siapkan BLT Kesra untuk Jaga Stabilitas Konsumsi Domestik"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan rakyat dan memperkuat daya beli masyarakat melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional yang dirancang untuk memastikan konsumsi domestik tetap stabil dan ekonomi nasional tetap tumbuh di tengah dinamika global.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa BLT Kesra menjadi wujud nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat kecil. <\/p>\n<p>\u201a\u00c4\u00faPresiden menekankan bahwa tidak boleh ada rakyat yang tertinggal. BLT Kesra ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk menjaga kesejahteraan rakyat dan menjaga roda ekonomi tetap berputar,\u201a\u00c4\u00f9 ujarnya dalam peluncuran program di Kantor Pos Cikini, Jakarta.<\/p>\n<p>Program BLT Kesra menyasar 35.046.783 keluarga penerima manfaat (KPM) atau setara dengan sekitar 140 juta jiwa di seluruh Indonesia. Setiap keluarga akan menerima total bantuan Rp900 ribu untuk periode Oktober hingga Desember 2025 yang dicairkan secara sekaligus. Penyaluran dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bagi 18,3 juta keluarga dan PT Pos Indonesia bagi 17,2 juta keluarga lainnya.<\/p>\n<p>Menurut Airlangga, bantuan ini tidak hanya memberikan perlindungan sosial, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas konsumsi domestik, yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. <\/p>\n<p>\u201a\u00c4\u00faDengan menjaga daya beli masyarakat, kita menjaga mesin ekonomi Indonesia agar terus bergerak. Inilah semangat gotong royong ekonomi yang ditekankan Presiden,\u201a\u00c4\u00f9 tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa validasi data penerima dilakukan secara ketat bersama pemerintah daerah agar bantuan tepat sasaran. <\/p>\n<p>\u201a\u00c4\u00faKami berkoordinasi dengan BPS dan pemda untuk memastikan setiap rupiah bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Ini adalah bukti transparansi dan akuntabilitas pemerintah,\u201a\u00c4\u00f9 tegasnya.<\/p>\n<p>Program ini disambut antusias oleh masyarakat. Salah satu penerima bantuan, Wiwik, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah. <\/p>\n<p>\u201a\u00c4\u00faTerima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh jajaran menteri. Bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,\u201a\u00c4\u00f9 ujarnya dengan haru.<\/p>\n<p>Selain BLT Kesra, pemerintah juga meluncurkan program pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi guna memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda. Kedua program ini menjadi bagian dari strategi besar Presiden Prabowo\u201a\u00c4\u00ecGibran dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional yang inklusif, produktif, dan berkeadilan sosial.<\/p>\n<p>Melalui langkah ini, pemerintah menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama dan setiap kebijakan ekonomi yang diluncurkan diarahkan untuk menciptakan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan rakyat dan memperkuat daya beli masyarakat melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional yang dirancang untuk memastikan konsumsi domestik tetap stabil dan ekonomi nasional tetap tumbuh di tengah dinamika global. Menteri Koordinator Bidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-40494","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40494"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40494\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40510,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40494\/revisions\/40510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}