{"id":41618,"date":"2025-11-27T06:40:47","date_gmt":"2025-11-27T06:40:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=41618"},"modified":"2025-11-27T06:40:55","modified_gmt":"2025-11-27T06:40:55","slug":"program-rumah-subsidi-dorong-pemerataan-akses-hunian-layak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/11\/27\/program-rumah-subsidi-dorong-pemerataan-akses-hunian-layak\/","title":{"rendered":"Program Rumah Subsidi Dorong Pemerataan Akses Hunian Layak"},"content":{"rendered":"<p>Sumatera Utara \u2013 Ketua DPW Sumut Perkumpulan Wirausahawan Rumah Rakyat Nusantara (PERWIRANUSA), Muhammad Ihsan menegaskan bahwa program rumah subsidi merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses lebih merata terhadap hunian yang layak dan terjangkau.<br \/>\nIa menilai bahwa langkah pemerintah semakin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah yang sebelumnya sulit dijangkau.<br \/>\n\u201cSaya melihat program ini sebagai langkah nyata dari pemerintah untuk menjawab kebutuhan hunian rakyat. Dengan adanya program ini, banyak masyarakat yang sebelumnya kesulitan memiliki rumah kini mendapat kesempatan lebih besar. Ini bukti kehadiran pemerintah untuk rakyat,\u201d ujar lelaki yang akrab disapa Bang Isan tersebut.<br \/>\nIhsan juga menilai bahwa program ini memberi dorongan signifikan bagi perputaran ekonomi daerah. Sektor perumahan dikenal sebagai salah satu pendorong ekonomi karena melibatkan banyak tenaga kerja dan industri pendukung.<br \/>\n\u201cSelain membantu masyarakat, program ini juga mampu menggerakkan sektor ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat,\u201d tambahnya.<br \/>\nIa mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat dan mengefisienkan mekanisme perizinan.<br \/>\nIa menambahkan bahwa penerapan sistem digital terpadu dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi hambatan administrasi yang menghambat proses pembangunan perumahan.<br \/>\nKetua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Junaidi Abdillah, menegaskan bahwa mereka akan terus memperkuat kontribusi dalam membangun rumah layak untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari komitmen mendukung pemerataan hunian.<br \/>\n\u201cMemiliki rumah akan meningkatkan martabat rakyat. Karena itu, kami mendukung penuh Program Tiga Juta Rumah,\u201d ujar Junaidi.<br \/>\nKontribusi lintas pihak ini menunjukkan bahwa program rumah subsidi telah menjadi gerakan nasional untuk memperluas akses hunian secara merata.<br \/>\nDengan semakin banyaknya pengembang terlibat dan dukungan kebijakan pemerintah yang memperbesar kuota program rumah rakyat, peluang masyarakat untuk hidup di rumah layak semakin terbuka.<br \/>\nProgram rumah subsidi bukan hanya tentang pembangunan pemukiman, tetapi juga tentang pemerataan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sejahtera.<br \/>\nMelalui kemitraan yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pengembang, pemerataan akses hunian layak diyakini dapat terus ditingkatkan demi menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat.<br \/>\n[w.R]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumatera Utara \u2013 Ketua DPW Sumut Perkumpulan Wirausahawan Rumah Rakyat Nusantara (PERWIRANUSA), Muhammad Ihsan menegaskan bahwa program rumah subsidi merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses lebih merata terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Ia menilai bahwa langkah pemerintah semakin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah yang sebelumnya sulit dijangkau. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-41618","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41618"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41634,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41618\/revisions\/41634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}