{"id":424,"date":"2021-12-16T22:53:46","date_gmt":"2021-12-16T22:53:46","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=424"},"modified":"2021-12-16T22:53:50","modified_gmt":"2021-12-16T22:53:50","slug":"beberapa-bidang-pns-yang-kemungkinan-akan-diganti-robot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2021\/12\/16\/beberapa-bidang-pns-yang-kemungkinan-akan-diganti-robot\/","title":{"rendered":"Beberapa Bidang PNS yang Kemungkinan Akan Diganti Robot"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, jurnalredaksi\u2013 Pemerintah mengganti posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan tenaga kerja robot. Hal ini seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan, sebenarnya rencana transformasi digital di birokrasi pemerintah sudah direncanakan sejak lama.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sudah dilaksanakan (transformasi digital) sejak arahan Presiden Joko Widodo di tahun 2019. Jadi sebenarnya upaya digitalisasi telah dilaksanakan sejak beberapa tahun ke belakang,&#8221; ujarnya kepada JurnalRedaksi, Jumat (17\/12\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Namun karena ada pandemi Covid-19 maka proses transformasi digital birokrasi makin dipercepat. Terutama untuk pelayanan yang selama ini diberikan oleh PNS yang sulit untuk dilakukan secara fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Seiring dengan situasi yang tidak pasti dan kompleks plus Pandemi Covid-19, maka transformasi tersebut dipercepat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan ia menyebutkan, jumlah PNS yang direkrut setiap tahunnya sudah lebih rendah dari jumlah PNS yang pensiun. Di mana kekurangannya digantikan dengan pelayanan digital kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, maka formasi PNS tidak akan sebanyak sebelumnya. Sehingga, proses percepatan digitalisasi birokrasi di pemerintah bisa terus berlanjut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jadi ke depannya formasi PNS akan tidak gemuk, karena penggunaan IT dan digitalisasi pelayanan publik,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Akademisi dan Praktisi dari Universitas Indonesia Rhenald Kasali mengatakan, menggantikan PNS dengan teknologi robot sangat bisa dilakukan. Namun, memang tidak untuk semua bidang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, menggantikan PNS dengan robot bisa dilakukan untuk jabatan yang berhubungan dengan pelayanan publik atau bertemu langsung dengan masyarakat. Sedangkan untuk kegiatan lainnya, PNS masih tetap dibutuhkan<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;PNS tetap bekerja. Tetapi untuk interface atau pekerjaan-pekerjaan yang bersifat service sudah harus bisa dilayani oleh robot, chatbot, game, bahkan pakai VR Gear semacam artificial interface, contohnya metaverse,&#8221; ujarnya kepada Jurnal Redaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, menggantikan pekerja PNS dengan robot untuk kegiatan pelayanan publik ini bisa mengurangi tindakan nakal PNS yang sering melakukan tindakan korupsi, meskipun hanya dalam skala kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;70% pekerjaan yang interaktif dengan rakyat di Kelurahan, Kecamatan, kantor walikota\/bupati harusnya bisa diganti teknologi dan bisa membuat rakyat lebih puas, bisa berantas pungli, dan korupsi,&#8221; kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ia mengakui bahwa perubahan tersebut tidak akan mudah dilakukan. Sebab, banyak oknum PNS yang memang sengaja menghambat hal tersebut terjadi dengan mempersulit proses.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tapi oknum-oknum suka bandel. Misalnya pengurusan ijin obat dan makanan sesuai ketentuan BPOM dan PIRT di dinas-dinas kabupaten, teknologi dan web nya sudah ada, namun tidak mereka respons. Kalau kita datang dan bayar &#8216;konsultan&#8217; yang mereka tunjuk yang besarnya jutaan sampai dengan puluhan juta baru mereka respons,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karenanya, ia menilai untuk mensukseskan hal ini peran pemerintah sangat penting. Mulai dari memperbaiki regulasi hingga rutin turun ke lapangan untuk memantau perkembangan perubahan teknologi yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tapi syaratnya regulasi harus disederhanakan, Menteri dan polisi harus rajin sidak, dan bupati\/walikotanya mau memimpin perubahan,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>(CA\/AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, jurnalredaksi\u2013 Pemerintah mengganti posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan tenaga kerja robot. Hal ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":429,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[59,109,107,108],"newstopic":[],"class_list":["post-424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-dan-investasi","tag-asn","tag-birokrasi","tag-pns","tag-robot"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=424"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":430,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/424\/revisions\/430"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=424"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}