{"id":42703,"date":"2026-01-01T14:24:03","date_gmt":"2026-01-01T14:24:03","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=42703"},"modified":"2026-01-01T14:24:07","modified_gmt":"2026-01-01T14:24:07","slug":"distribusi-bantuan-meningkat-pemerintah-tegaskan-ruang-medsos-bebas-provokasi-gerakan-anti-nkri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/01\/01\/distribusi-bantuan-meningkat-pemerintah-tegaskan-ruang-medsos-bebas-provokasi-gerakan-anti-nkri\/","title":{"rendered":"Distribusi Bantuan Meningkat, Pemerintah Tegaskan Ruang Medsos Bebas Provokasi Gerakan Anti NKRI"},"content":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Pemerintah terus mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh seiring meningkatnya distribusi bantuan ke sejumlah wilayah terdampak.<\/p>\n<p>Di tengah proses penanganan kemanusiaan tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya menjaga ruang publik tetap kondusif dan terbebas dari segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).<\/p>\n<p>Percepatan pemulihan tersebut menjadi salah satu hasil utama Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana yang melibatkan DPR, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah di Aceh.<\/p>\n<p>Rapat ini menekankan perlunya sinergi lintas sektor agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.<\/p>\n<p>Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa seluruh pihak sepakat untuk bergerak bersama dalam percepatan pemulihan Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKesimpulan kita ada tiga pada hari ini, bahwa kita bersama-sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR sepakat melakukan percepatan pemulihan secara terintegrasi, secara bersama-sama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, rapat juga menyepakati penempatan person in charge (PIC) dari masing-masing kementerian dan lembaga di Aceh untuk mempermudah koordinasi di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cKita akan meminta kepada para kementerian\/lembaga untuk menempatkan PIC sementara di tempat ini agar koordinasi dengan pemerintah daerah dapat berjalan lebih cepat,\u201d kata Dasco.<\/p>\n<p>Terkait aspek keamanan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa seluruh unsur TNI, kementerian, lembaga, dan masyarakat saat ini fokus membantu percepatan pemulihan bencana di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cTNI dan semua kementerian\/lembaga, dan masyarakat, sedang bekerja membantu percepatan pemulihan akibat bencana alam,\u201d ujar Agus.<\/p>\n<p>Ia menekankan tidak akan mentoleransi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi bencana untuk melakukan provokasi.<\/p>\n<p>\u201cSaya harapkan tidak ada kelompok-kelompok yang memprovokasi dan mengganggu proses tersebut. Saya akan tindak tegas kalau ada kelompok-kelompok seperti itu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kekompakan dan persatuan dalam membantu korban bencana. Ia menekankan pentingnya solidaritas di tengah bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh secara sporadis.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan menjaga kekompakan agar bantuan kepada masyarakat terdampak dapat tersalurkan dengan baik dan proses pemulihan berjalan lebih cepat,\u201d ujar Fadhlullah.<\/p>\n<p>Menurutnya, dukungan semua pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat, menjadi kunci utama dalam memastikan pemulihan pascabencana di Aceh dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Pemerintah terus mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh seiring meningkatnya distribusi bantuan ke sejumlah wilayah terdampak. Di tengah proses penanganan kemanusiaan tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya menjaga ruang publik tetap kondusif dan terbebas dari segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Percepatan pemulihan tersebut menjadi salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-42703","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42703","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42703"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42703\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42713,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42703\/revisions\/42713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}