{"id":42780,"date":"2026-01-05T09:05:12","date_gmt":"2026-01-05T09:05:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=42780"},"modified":"2026-01-05T09:05:13","modified_gmt":"2026-01-05T09:05:13","slug":"program-3-juta-rumah-dongkrak-pertumbuhan-perumahan-rakyat-sepanjang-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/01\/05\/program-3-juta-rumah-dongkrak-pertumbuhan-perumahan-rakyat-sepanjang-2025\/","title":{"rendered":"Program 3 Juta Rumah Dongkrak Pertumbuhan Perumahan Rakyat Sepanjang 2025"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Sektor perumahan rakyat mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2025 seiring konsistensi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mendorong pembangunan hunian bagi masyarakat. <\/p>\n<p>Program 3 Juta Rumah menjadi motor penggerak utama yang tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.<\/p>\n<p>Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan Program 3 Juta Rumah yang dilaksanakan Kementerian PKP telah sejalan dengan Program Paket Ekonomi 2025 serta agenda penyerapan tenaga kerja nasional. <\/p>\n<p>Program ini dinilai mampu menggerakkan ratusan industri turunan di sektor perumahan.<\/p>\n<p>\u201cKami yakin bahwa Program 3 Juta Rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian PKP sudah sejalan dengan Program Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja. Kami juga mengajak seluruh ekosistem perumahan untuk melaksanakan Program 3 Juta Rumah yang merupakan pro rakyat Presiden Prabowo Subianto,\u201d ujar Maruarar.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, pembangunan perumahan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain menyediakan hunian layak, aktivitas pembangunan rumah juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka jutaan lapangan pekerjaan.<\/p>\n<p>Pemerintah, lanjut Maruarar, tetap berkomitmen menjalankan program rumah bersubsidi guna mengurangi backlog perumahan nasional. <\/p>\n<p>Salah satu langkah konkret adalah mempertahankan suku bunga KPR FLPP agar tetap terjangkau masyarakat berpenghasilan rendah.<\/p>\n<p>\u201cKita sudah putuskan bahwa suku bunga KPR FLPP untuk rumah subsidi tetap 5 persen. Tetap 5 persen, jadi tidak diubah. Kemudian hari Senin tanggal 29 September 2025 mendatang jam 12 siang rencananya akan dilaunching 25.000 rumah subsidi di Bogor oleh Presiden Prabowo Subianto,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Peningkatan kuota FLPP menjadi 350.000-unit rumah pada 2025 diperkirakan mampu menyerap sekitar 1,75 juta tenaga kerja. <\/p>\n<p>Pemerintah juga terus mendorong sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan agar pembangunan rumah memberi manfaat luas, termasuk bagi pekerja informal.<\/p>\n<p>\u201cRumah subsidi itu bisa buat ART, ada buat ojek, ada buat pekerja informal. Kita yakin pembangunan rumah ini harus ada manfaatnya,\u201d terang Maruarar.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Commercial Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Muhammad Iqbal, mengatakan penyaluran KPP menunjukkan perkembangan positif. <\/p>\n<p>Pada 2025, realisasi penyaluran KPP nasional mencapai Rp267,1 miliar kepada 117 debitur, dengan BNI menjadi salah satu penyalur terbesar.<\/p>\n<p>\u201cBNI terus memperluas akses pembiayaan KPP dengan dukungan berbagai pihak guna mendorong keberhasilan Program 3 Juta Rumah,\u201d ujar Iqbal. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Sektor perumahan rakyat mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2025 seiring konsistensi kebijakan pemerintahan Presiden&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-42780","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42780"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42791,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42780\/revisions\/42791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42780"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=42780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}