{"id":43411,"date":"2026-01-23T23:11:14","date_gmt":"2026-01-23T23:11:14","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=43411"},"modified":"2026-01-23T23:11:14","modified_gmt":"2026-01-23T23:11:14","slug":"pidato-di-wef-2026-prabowo-tak-ada-kemakmuran-tanpa-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/01\/23\/pidato-di-wef-2026-prabowo-tak-ada-kemakmuran-tanpa-perdamaian\/","title":{"rendered":"Pidato di WEF 2026, Prabowo: Tak Ada Kemakmuran Tanpa Perdamaian"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA \u0097 Presiden Prabowo Subianto mencatatkan momen bersejarah di World Economic Forum (WEF) 2026 Davos dengan mengangkat Indonesia sebagai pusat percakapan global di tengah ketidakpastian dunia.<\/p>\n<p>Melalui pidato kunci di Congress Hall Davos, Prabowo menegaskan konsep Prabowonomics.<\/p>\n<p>Ia menyampaikan bagaimana memaparkan capaian yang telah dilakukan oleh pemerintahannya dalam satu tahun belakangan ini.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu, namun Kepala Negara juga menjelaskan di mata dunia, seperti apa arah kebijakan ekonomi jangka panjang yang bertumpu pada stabilitas, pertumbuhan berkelanjutan, dan keberanian strategis.<\/p>\n<p>Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa kemakmuran hanya dapat terwujud di atas perdamaian dan stabilitas.<\/p>\n<p>\u0093Tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian,\u0094 kata Prabowo, di Davos, Kamis (22\/1).<\/p>\n<p>Ia menegaskan stabilitas Indonesia bukan kebetulan, melainkan hasil pilihan politik yang konsisten untuk menyatukan bangsa dan membangun kolaborasi.<\/p>\n<p>\u0093Indonesia in our history has never once defaulted on the payment of our debt \u0097 not once,\u0094 katanya ketika menegaskan kredibilitas fiskal Indonesia.<\/p>\n<p>Kepercayaan global terhadap Indonesia diperkuat melalui penjelasan mengenai Danantara, sovereign wealth fund dengan aset kelolaan mencapai USD 1 triliun.<\/p>\n<p>\u0093Dengan Danantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra yang setara. Indonesia kini bukan hanya negeri perdamaian dan stabilitas. Indonesia semakin menjadi negeri peluang,\u0094 tegasnya.<\/p>\n<p>Pendekatan Indonesia Incorporated tersebut menegaskan sinergi negara dan dunia usaha dalam menarik investasi strategis.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo juga menyoroti investasi sumber daya manusia sebagai kunci pertumbuhan jangka panjang.<\/p>\n<p>\u0093Saya yakin sumber daya manusia itu menentukan pertumbuhan jangka panjang,\u0094 ujarnya, seraya memaparkan program pendidikan, kesehatan, dan Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan.<\/p>\n<p>Momen Davos turut mendapat perhatian diaspora Indonesia. Alvin Wihono, mahasiswa magister di ETH Zurich, menilai kehadiran Prabowo sebagai langkah strategis.<\/p>\n<p>\u0093Menurut saya, Pak Prabowo adalah sosok yang memiliki mimpi besar. Ia memiliki visi yang jelas dan berjangka panjang,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Alvin juga menekankan pentingnya penguatan human capital dan hilirisasi industri.<\/p>\n<p>Pandangan serupa disampaikan Adli, mahasiswa magister di ETH Zurich.<\/p>\n<p>\u0093Menurut saya, Pak Presiden adalah sosok yang sangat strategis,\u0094 katanya.<\/p>\n<p>Ia berharap momentum Davos memperkuat komunikasi berkelanjutan antara pemerintah dan diaspora.<\/p>\n<p>Kehadiran Presiden Prabowo di WEF 2026 menandai babak baru diplomasi Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia telah berdiri di pusat percakapan dunia sebagai mitra global yang setara dan visioner. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u0097 Presiden Prabowo Subianto mencatatkan momen bersejarah di World Economic Forum (WEF) 2026 Davos&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-43411","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43411"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43412,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43411\/revisions\/43412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43411"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=43411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}