{"id":43682,"date":"2026-01-29T09:27:32","date_gmt":"2026-01-29T09:27:32","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=43682"},"modified":"2026-01-29T09:27:33","modified_gmt":"2026-01-29T09:27:33","slug":"sekolah-gratis-disiapkan-di-daerah-terdampak-bencana-sumatra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/01\/29\/sekolah-gratis-disiapkan-di-daerah-terdampak-bencana-sumatra\/","title":{"rendered":"Sekolah Gratis Disiapkan di Daerah Terdampak Bencana Sumatra"},"content":{"rendered":"<p>TAPANULI \u2013 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan program sekolah gratis bagi siswa di wilayah yang terdampak banjir dan longsor, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sektor pendidikan pascabencana. Kebijakan ini diumumkan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan berlaku mulai tahun ajaran 2026\/2027 untuk jenjang SMA\/SMK hingga Sekolah Luar Biasa (SLB).<\/p>\n<p>Bobby menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan hak pendidikan tidak terputus akibat bencana. Ia menjelaskan bahwa program digulirkan pada tahun ajaran baru agar tidak menimbulkan ketimpangan antara siswa yang sudah membayar biaya sekolah pada tahun berjalan.<\/p>\n<p>\u201cSekolah gratis ini akan kita mulai di tahun ini, di ajaran baru (2026\/2027). Tidak bisa kita mulai sekarang, karena kalau mulai sekarang nanti nanggung, ada yang sudah bayar (uang sekolah) di awal ajaran baru kemarin. Jadi kita minta di semua ajaran baru bulan Juli tidak ada pungutan lagi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk pelaksanaan sekolah gratis di wilayah terdampak. Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, menyebutkan dana tersebut akan disalurkan ke lima kabupaten\/kota yang mengalami kerusakan terparah akibat banjir dan longsor: Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat.<\/p>\n<p>\u201cDi lima kabupaten\/kota terdampak bencana itu menyasar 51 ribu siswa dengan total anggaran Rp 22 miliar,\u201d kata Alexander.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa skema sekolah gratis sejatinya merupakan bagian dari Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) yang selama ini diprioritaskan untuk wilayah Kepulauan Nias. Namun, melihat dampak bencana di sebagian wilayah Sumatra Utara, pemerintah melakukan intervensi tambahan agar pemulihan pendidikan berlangsung lebih cepat dan merata.<\/p>\n<p>\u201cJadi pada tahun ajaran baru ini PUBG akan kita laksanakan selain di lima kabupaten\/kota tadi, juga di Kepulauan Nias. Untuk Nias, dana Rp 21 miliar disiapkan bagi 41 ribu siswa,\u201d jelas Alexander.<\/p>\n<p>Dengan demikian, total anggaran yang dikucurkan untuk program sekolah gratis pada tahun ajaran 2026\/2027 mencapai Rp 43 miliar. Dana nantinya akan ditransfer langsung ke rekening sekolah dengan petunjuk teknis yang akan diatur melalui Peraturan Gubernur.<\/p>\n<p>\u201cSkemanya sedang kita susun lewat Pergub, dan seluruh dana akan dikirim ke rekening masing-masing sekolah,\u201d ujar Alexander.<\/p>\n<p>Program ini diharapkan meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak bencana sekaligus memastikan keberlanjutan pendidikan bagi puluhan ribu pelajar di Sumatera Utara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TAPANULI \u2013 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan program sekolah gratis bagi siswa di wilayah yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-43682","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43682"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43682\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43683,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43682\/revisions\/43683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43682"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=43682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}