{"id":44134,"date":"2026-02-10T01:11:18","date_gmt":"2026-02-10T01:11:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=44134"},"modified":"2026-02-10T01:11:19","modified_gmt":"2026-02-10T01:11:19","slug":"penciptaan-lapangan-kerja-jadi-target-utama-investasi-danantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/02\/10\/penciptaan-lapangan-kerja-jadi-target-utama-investasi-danantara\/","title":{"rendered":"Penciptaan Lapangan Kerja Jadi Target Utama Investasi Danantara"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mendekati delapan persen dalam beberapa tahun ke depan dinilai sangat bergantung pada percepatan investasi berskala besar yang diiringi dengan penciptaan lapangan kerja berkualitas.<\/p>\n<p>Tanpa dorongan investasi yang kuat, ambisi pertumbuhan tinggi dinilai sulit tercapai secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyebut kebutuhan investasi Indonesia dalam lima tahun ke depan diperkirakan mencapai sekitar USD800 miliar atau setara Rp13.478 triliun hingga 2029.<\/p>\n<p>Angka tersebut menjadi prasyarat penting untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>\u0093Untuk lima tahun ke depan kita perlu mencapai investasi sebesar sekitar USD800 miliar pada 2029 jika kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar sekitar delapan persen,\u0094 ujar Rosan.<\/p>\n<p>Rosan menegaskan, investasi tidak hanya berfungsi sebagai motor pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghasilkan pekerjaan yang berkualitas.<\/p>\n<p>Rosan menilai pertumbuhan ekonomi yang tinggi tanpa peningkatan kualitas pekerjaan tidak akan berdampak optimal bagi kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>\u0093Investasi memainkan peran yang sangat penting dan kita tidak hanya membutuhkan investasi, tetapi juga pekerjaan berkualitas,\u0094 katanya.<\/p>\n<p>Dalam upaya memperkuat arus investasi, Indonesia dan Australia menandatangani memorandum of understanding (MoU) kerja sama investasi.<\/p>\n<p>Penandatanganan dilakukan oleh Rosan Roeslani dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, disaksikan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Negara.<\/p>\n<p>Rosan menyampaikan, MoU tersebut menjadi kerangka kolaborasi terstruktur untuk memperdalam hubungan investasi bilateral melalui kemitraan dengan lembaga pendanaan dan institusi investasi Australia.<\/p>\n<p>Kerja sama ini juga mencakup pembangunan kapasitas jangka panjang melalui pendidikan, pengembangan keahlian, dan pertukaran talenta.<\/p>\n<p>\u0093Di luar mobilisasi modal, kerja sama ini juga menekankan pembangunan kapasitas jangka panjang melalui kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan keahlian, dan pertukaran talenta,\u0094 ujar Rosan.<\/p>\n<p>Selain itu, Danantara juga mendorong penguatan sektor industri strategis nasional. Badan Pengelola Investasi Danantara mempercepat transformasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui pengembangan sektor hulu dengan penambahan kapasitas produksi sekitar 3 juta ton yang akan segera memasuki tahap groundbreaking.<\/p>\n<p>Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyatakan langkah tersebut bertujuan memperkuat ketahanan industri baja nasional dan mengurangi ketergantungan impor.<\/p>\n<p>\u0093Krakatau Steel hari ini sudah memasuki fase menuju sehat secara finansial,\u0094 ujar Dony.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mendekati delapan persen dalam beberapa tahun ke depan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-44134","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44135,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44134\/revisions\/44135"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44134"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=44134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}