{"id":44304,"date":"2026-02-14T02:32:12","date_gmt":"2026-02-14T02:32:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=44304"},"modified":"2026-02-14T02:32:18","modified_gmt":"2026-02-14T02:32:18","slug":"pemerintah-respons-survei-kepuasan-publik-sebagai-bahan-evaluasi-dan-perbaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/02\/14\/pemerintah-respons-survei-kepuasan-publik-sebagai-bahan-evaluasi-dan-perbaikan\/","title":{"rendered":"Pemerintah Respons Survei Kepuasan Publik sebagai Bahan Evaluasi dan Perbaikan"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Tingginya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo tidak membuat pemerintah dan Gerindra berpuas diri. Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, survei dijadikan evaluasi, dengan tetap mendengar dan merespons suara minoritas sebagai dasar perbaikan kebijakan.<\/p>\n<p>Sufmi Dasco  menyatakan, catatan penting selain hasil survei menjadi perhatian, termasuk soal peningkatan ekonomi dan pemerataan bantuan, sebagai masukan evaluasi kinerja pemerintah untuk perbaikan kebijakan yang lebih merata dan efektif.<\/p>\n<p>\u201cMeski hanya 2-3 persen, itu cukup berarti dan penting,\u201d ungkap Sufmi Dasco kepada Media.<\/p>\n<p>Menurutnya, keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari besarnya dukungan publik, tetapi juga dari kemampuan mendengar dan merespons suara minoritas yang menyatakan ketidakpuasan.<\/p>\n<p>\u201cCatatan itu, akan menjadi perhatian pemerintah dan perhatian Pak Prabowo, sebagai bahan introspeksi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dasco menilai angka 2 persen publik yang menyatakan tidak puas merupakan masukan penting yang tidak boleh diabaikan. Sikap ini, mencerminkan karakter kepemimpinan Presiden Prabowo yang terbuka terhadap evaluasi dan introspeksi.<\/p>\n<p>\u201cAngka tersebut menjadi pengingat bahwa masih ada ruang perbaikan yang harus terus dilakukan,\u201d ujarnya. <\/p>\n<p>Pemerintahan Prabowo tidak semata bertumpu pada legitimasi mayoritas, melainkan berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang adil, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Kritik dan masukan publik dipandang sebagai energi positif untuk memperbaiki kinerja pemerintah ke depan.<\/p>\n<p>\u201cSurvei kepuasan publik bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk mengukur dan memperbaiki kinerja pemerintah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, Indikator Politik Indonesia merilis survei awal 2026 yang menunjukkan mayoritas publik puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei melibatkan 1.220 responden dan dilaksanakan pada 15\u201321 Januari 2026.<\/p>\n<p>Hasil survei menunjukkan 79,9 persen responden puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto, terdiri atas 13 persen sangat puas dan 66,9 persen puas.<\/p>\n<p>Partai Gerindra menilai kepemimpinan Presiden Prabowo semakin menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Pemerintah pun diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pembangunan nasional berjalan secara berkelanjutan dan merata. [-RWA]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Tingginya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo tidak membuat pemerintah dan Gerindra berpuas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-44304","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44305,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44304\/revisions\/44305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44304"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=44304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}