{"id":44518,"date":"2026-02-18T09:00:10","date_gmt":"2026-02-18T09:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=44518"},"modified":"2026-02-18T09:00:11","modified_gmt":"2026-02-18T09:00:11","slug":"potensi-sda-papua-menguatkan-arah-swasembada-energi-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/02\/18\/potensi-sda-papua-menguatkan-arah-swasembada-energi-indonesia\/","title":{"rendered":"Potensi SDA Papua Menguatkan Arah Swasembada Energi Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>PAPUA \u0097 Papua menegaskan posisi strategisnya dalam peta jalan swasembada energi nasional melalui besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki.<\/p>\n<p>Pemerintah mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan dan bioenergi berbasis komoditas lokal seperti kelapa sawit, tebu, dan singkong guna mengurangi ketergantungan impor energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u0093Kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit,\u0094 ucapnya.<\/p>\n<p>\u0093Juga tebu menghasilkan etanol, singkong cassava juga untuk menghasilkan etanol, sehingga kita rencanakan dalam lima tahun semua daerah bisa berdiri di atas kakinya sendiri,\u0094 kata Prabowo.<\/p>\n<p>Integrasi bioenergi dengan energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi fiskal negara.<\/p>\n<p>\u0093Kalau kita bisa menanam kelapa sawit, tanam singkong, tanam tebu pakai tenaga surya dan tenaga air, bayangkan berapa ratus triliun kita bisa hemat tiap tahun,\u0094 tegasnya.<\/p>\n<p>Prabowo turut menyoroti beban impor energi yang masih tinggi, dengan nilai impor BBM mencapai sekitar Rp520 triliun per tahun, sehingga pengurangan ketergantungan impor akan membuka ruang fiskal yang lebih luas.<\/p>\n<p>Arah strategis tersebut diperkuat oleh Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.<\/p>\n<p>Ia menyatakan Presiden telah memerintahkan penyusunan strategi komprehensif pengurangan impor BBM.<\/p>\n<p>\u0093Ada empat fokus Bapak Presiden, yang pertama itu adalah kedaulatan energi, yang kedua ketahanan energi, yang ketiga penguatan kemandirian energi, dan yang keempat adalah swasembada,\u0094 ujar Bahlil.<\/p>\n<p>Ia menambahkan ketahanan energi nasional yang saat ini sekitar 21 hari ditargetkan meningkat hingga tiga bulan melalui pembangunan infrastruktur penyimpanan.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap kebijakan tersebut juga datang dari putra asli Papua, Yance Mote, yang menilai arah pembangunan energi sejalan dengan kebutuhan masyarakat lokal.<\/p>\n<p>\u0093Kesejahteraan masyarakat Papua menjadi hal yang utama diperhatikan oleh Pemerintah Pusat,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Yance menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat adat agar terlibat langsung dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u0093Bagi kami, sudah saatnya masyarakat Papua naik kelas. Dari yang tadinya sebagai obyek menjadi subyek,\u0094 katanya.<\/p>\n<p>Melalui pengelolaan SDA yang terintegrasi antara energi terbarukan, bioenergi, dan migas, Papua diproyeksikan menjadi pilar swasembada energi Indonesia serta penggerak pemerataan ekonomi nasional. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAPUA \u0097 Papua menegaskan posisi strategisnya dalam peta jalan swasembada energi nasional melalui besarnya potensi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-44518","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44518"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44518\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44519,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44518\/revisions\/44519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44518"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=44518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}