{"id":44633,"date":"2026-02-23T01:15:17","date_gmt":"2026-02-23T01:15:17","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=44633"},"modified":"2026-02-23T01:15:18","modified_gmt":"2026-02-23T01:15:18","slug":"pemerintah-pastikan-mbg-3b-prioritaskan-ibu-hamil-menyusui-dan-balita-non-paud","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/02\/23\/pemerintah-pastikan-mbg-3b-prioritaskan-ibu-hamil-menyusui-dan-balita-non-paud\/","title":{"rendered":"Pemerintah Pastikan MBG\u202f3B Prioritaskan Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita Non\u2011PAUD"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah Republik Indonesia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memprioritaskan kelompok 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non\u2011PAUD sebagai sasaran utama sebelum memperluas cakupan ke sekolah atau peserta didik lainnya.<\/p>\n<p>Prioritas ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda sejak masa seribu hari pertama kehidupan. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan pentingnya fokus awal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta<\/p>\n<p>\u201cHarus saya tekankan di sini karena ada perbedaan pemahaman. Pada saat SPPG baru dibangun, bahkan ada mitra yang aktif langsung membuat kerja sama dengan sekolah. Seharusnya, ketika dapur baru dibangun oleh mitra, yang pertama dicari adalah kelompok rentan ini (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Ini yang diutamakan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Sony, kebijakan tersebut membedakan Indonesia dari praktik di banyak negara lain yang hanya mengimplementasikan program makan sekolah (school meal).<\/p>\n<p>\u201cIndonesia bukan sekadar school meal, tetapi school meal plus karena memikirkan yang 3B,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Pemerintah juga melakukan adaptasi pelaksanaan di berbagai daerah sesuai kondisi lokal. Di Bali, misalnya, Koordinator BGN Provinsi\u202fMenegaskan bahwa meskipun masa libur panjang berlangsung, distribusi MBG tetap fokus pada penerima manfaat 3B.<\/p>\n<p>\u201cUntuk MBG itu tetap berjalan, tapi berfokus pada penerima manfaat 3B bumil, busui, dan balita saat libur panjang kemarin sampai saat ini,\u201d kata Koordinator BGN Bali, Risca Christina saat ditemui di Jakarta.<\/p>\n<p>Kebijakan prioritas ini juga selaras dengan upaya lintas lembaga pemerintah untuk memperkuat pemenuhan gizi dan kesehatan masyarakat. Menurut data terbaru, MBG telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat sejak peluncurannya, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di berbagai wilayah Indonesia.<\/p>\n<p>Program MBG bagi kelompok 3B bukan sekadar pemberian makanan bergizi, tetapi merupakan investasi strategis dalam kualitas sumber daya manusia Indonesia guna mendukung Indonesia Emas 2045. Pemerintah terus memperkuat koordinasi dan implementasi kebijakan agar distribusi makanan bergizi tepat sasaran, aman, dan efektif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah Republik Indonesia menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memprioritaskan kelompok 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non\u2011PAUD sebagai sasaran utama sebelum memperluas cakupan ke sekolah atau peserta didik lainnya. Prioritas ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda sejak masa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-44633","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44633","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44633"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44633\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44634,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44633\/revisions\/44634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44633"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44633"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44633"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}