{"id":45550,"date":"2026-03-17T03:52:55","date_gmt":"2026-03-17T03:52:55","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=45550"},"modified":"2026-03-17T03:52:56","modified_gmt":"2026-03-17T03:52:56","slug":"cegah-anggaran-mbg-bocor-pemerintah-perkuat-tata-kelola-keuangan-hingga-tingkat-dapur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/03\/17\/cegah-anggaran-mbg-bocor-pemerintah-perkuat-tata-kelola-keuangan-hingga-tingkat-dapur\/","title":{"rendered":"Cegah Anggaran MBG Bocor, Pemerintah Perkuat Tata Kelola Keuangan hingga Tingkat Dapur"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Penguatan tata kelola keuangan dilakukan hingga tingkat operasional dapur guna mencegah potensi kebocoran anggaran sekaligus menjaga kualitas layanan bagi para penerima manfaat.<\/p>\n<p>Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengatakan bahwa program MBG merupakan investasi besar negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menekankan bahwa setiap rupiah anggaran harus digunakan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. \u201cProgram ini adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu pengelolaannya harus bersih, transparan, dan tidak boleh ada kebocoran,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat pusat hingga pelaksana di daerah. Menurutnya, tata kelola yang kuat menjadi kunci agar program dapat berjalan berkelanjutan dan tetap dipercaya oleh masyarakat. \u201cKita ingin memastikan anggaran negara benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sistem pengawasan dan pelaporan yang ketat dalam operasional MBG, termasuk pada pengelolaan dapur layanan. Ia menyebut bahwa setiap titik layanan diwajibkan menerapkan standar administrasi dan pencatatan keuangan yang transparan. \u201cPenguatan tata kelola dilakukan dari hulu hingga hilir, termasuk pada proses pengadaan bahan pangan dan operasional dapur,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dadan menambahkan bahwa pemerintah juga melibatkan berbagai mekanisme pengawasan internal dan eksternal guna memastikan akuntabilitas program tetap terjaga. Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar pelaksanaan MBG tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga bebas dari praktik penyimpangan. \u201cKami memastikan setiap proses berjalan sesuai standar agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Melalui penguatan tata kelola keuangan hingga tingkat operasional, pemerintah optimistis Program MBG dapat terus berjalan secara transparan dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen negara dalam menjaga integritas pengelolaan anggaran publik demi keberhasilan program strategis nasional.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-45550","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45551,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45550\/revisions\/45551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45550"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=45550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}