{"id":45807,"date":"2026-03-27T01:05:30","date_gmt":"2026-03-27T01:05:30","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=45807"},"modified":"2026-03-27T01:05:31","modified_gmt":"2026-03-27T01:05:31","slug":"pemerintah-terus-perkuat-ketahanan-pangan-nasional-di-tengah-gejolak-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/03\/27\/pemerintah-terus-perkuat-ketahanan-pangan-nasional-di-tengah-gejolak-global\/","title":{"rendered":"Pemerintah Terus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Tengah Gejolak Global"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA \u0096 Pemerintah memastikan stabilitas pangan dan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Masyarakat pun diimbau untuk tetap bijak dalam mengelola konsumsi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional secara kolektif.<\/p>\n<p>Laporan terbaru dari World Food Programme (WFP) memperingatkan potensi peningkatan jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan akut pada 2026. Eskalasi konflik di Timur Tengah serta tingginya harga energi global disebut dapat mendorong tambahan hingga 45 juta orang masuk dalam kategori rawan pangan apabila situasi memburuk.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional sebagai langkah strategis menghadapi ancaman global.<\/p>\n<p>\u0093Dunia sedang menghadapi ancaman krisis pangan yang serius. Karena itu, setiap negara harus memperkuat ketahanan pangannya dan tidak boleh bergantung pada negara lain,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Pemerintah juga terus mendorong peningkatan produksi melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi. Modernisasi pertanian, penggunaan benih unggul, serta pembukaan lahan baru menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi produksi nasional. Selain itu, deregulasi sektor pertanian juga dilakukan untuk mempercepat realisasi program di lapangan.<\/p>\n<p>\u0093Stok kita kuat, produksi naik, cadangan aman. Ini menandakan program berada di jalur yang benar,\u0094 jelasnya.<\/p>\n<p>Upaya penguatan ketahanan pangan juga dilakukan di tingkat daerah. Misalnya, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengamankan 95 persen lahan baku sawah dalam Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RT\/RW) 2026\u00962046.<\/p>\n<p>Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menegaskan bahwa langkah ini bertujuan melindungi lahan pertanian dari alih fungsi sekaligus memastikan keberlanjutan produksi pangan. Penataan ruang menjadi instrumen penting dalam menghadapi tantangan global sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p>\u0093Dengan tingginya persentase lahan baku sawah yang dimasukkan dalam kawasan pertanian pangan berkelanjutan, diharapkan dapat mengamankan luasan fisik sawah sebagai fondasi ketahanan pangan nasional serta mengendalikan alih fungsi lahan,\u0094 ucapnya.<\/p>\n<p>Dengan berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah optimistis stabilitas pangan nasional tetap terjaga. Di sisi lain, masyarakat dii<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u0096 Pemerintah memastikan stabilitas pangan dan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-45807","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45807"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45807\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45808,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45807\/revisions\/45808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45807"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=45807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}