{"id":46167,"date":"2026-04-06T01:46:16","date_gmt":"2026-04-06T01:46:16","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=46167"},"modified":"2026-04-06T01:46:17","modified_gmt":"2026-04-06T01:46:17","slug":"sekolah-rakyat-bertambah-pemerintah-perluas-akses-pendidikan-bermutu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/04\/06\/sekolah-rakyat-bertambah-pemerintah-perluas-akses-pendidikan-bermutu\/","title":{"rendered":"Sekolah Rakyat Bertambah, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Bermutu"},"content":{"rendered":"<p>Bogor \u2013 Upaya memperkuat pemerataan pendidikan terus dilakukan melalui penambahan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat prasejahtera, sehingga tidak ada lagi kesenjangan dalam memperoleh layanan pendidikan yang layak.<\/p>\n<p>Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa penambahan Sekolah Rakyat merupakan langkah percepatan dalam memperluas jangkauan pendidikan. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.<\/p>\n<p>\u0093Penambahan Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan pendidikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, penambahan tersebut berada di luar tahapan pengembangan yang telah berjalan sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kebutuhan di lapangan.<\/p>\n<p>\u0093Ini merupakan tambahan di luar tahap satu hingga tiga, dan harus segera dilaksanakan agar target pemerataan pendidikan dapat tercapai lebih cepat,\u0094 kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.<\/p>\n<p>Salah satu lokasi yang tengah disiapkan adalah Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) milik Kementerian Perhubungan di Kabupaten Bogor. Pemanfaatan aset kementerian dan lembaga menjadi solusi efektif dalam mempercepat operasional sekolah.<\/p>\n<p>\u0093Fasilitas yang selama ini digunakan untuk pelatihan akan dioptimalkan menjadi Sekolah Rakyat guna mendukung pemerataan pendidikan,\u0094 jelasnya.<\/p>\n<p>Secara bertahap, pengembangan Sekolah Rakyat telah dilakukan melalui beberapa tahap. Pada tahap pertama, Pemerintah telah mengembangkan 166 titik rintisan. Tahap kedua berfokus pada pembangunan sekolah permanen di 104 lokasi, sementara tahap ketiga menyiapkan sekitar 100 titik tambahan.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, aspek fungsional menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya kesiapan fasilitas dasar.<\/p>\n<p>\u0093Yang utama adalah tersedianya ruang kelas, asrama, dan ruang makan. Fasilitas pendukung lainnya akan disesuaikan secara bertahap,\u0094 ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Strategis Kementerian PU Essy Asiah memastikan kesiapan infrastruktur terus dimatangkan.<\/p>\n<p>\u0093Secara umum lokasi sudah layak digunakan, hanya diperlukan pembenahan kecil agar dapat segera difungsikan,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Kepala PPSDMAP sekaligus Plt Sekretaris BPSDM Perhubungan Kemenhub Ali Fikri menyebutkan bahwa fasilitas yang tersedia cukup memadai.<\/p>\n<p>\u0093Dengan kapasitas yang ada, fasilitas ini mampu menampung lebih dari 150 siswa, bahkan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan,\u0094 jelasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bogor \u2013 Upaya memperkuat pemerataan pendidikan terus dilakukan melalui penambahan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-46167","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46167"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46168,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46167\/revisions\/46168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46167"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=46167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}