{"id":46834,"date":"2026-04-20T07:55:18","date_gmt":"2026-04-20T07:55:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=46834"},"modified":"2026-04-20T07:55:19","modified_gmt":"2026-04-20T07:55:19","slug":"bootcamp-kepemimpinan-amanah-cetak-generasi-muda-aceh-yang-visioner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/04\/20\/bootcamp-kepemimpinan-amanah-cetak-generasi-muda-aceh-yang-visioner\/","title":{"rendered":"Bootcamp Kepemimpinan AMANAH Cetak Generasi Muda Aceh yang Visioner"},"content":{"rendered":"<p>Aceh \u2013 Menjelang peluncuran ulang programnya, Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul \u2013 Hebat (Amanah) terus memperkuat ekosistem kreatif pemuda melalui penyelenggaraan Future Leaders Bootcamp (FLB). Kegiatan ini diikuti oleh 26 anak muda terpilih dari berbagai daerah di Aceh dan digelar di Gedung Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA), Ladong, Kabupaten Aceh Besar, dengan mengusung tema \u201cMengenal Diri, Menentukan Arah, Mewujudkan Masa Depan.\u201d<\/p>\n<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Amanah dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan. Para peserta yang terlibat telah melalui proses seleksi ketat dari puluhan pendaftar terbaik, sehingga menghasilkan kelompok pemuda dengan potensi unggul. Antusiasme tinggi terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan kesiapan mereka dalam mengembangkan kapasitas diri.<\/p>\n<p>Ketua Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul \u2013 Hebat (Amanah), Dr. Saifullah Muhammad menegaskan pentingnya penguatan ekosistem kreatif sebagai fondasi pembangunan pemuda.<\/p>\n<p>\u201cMenjelang peluncuran ulang Amanah, kami ingin memastikan bahwa generasi muda Aceh memiliki pola pikir kepemimpinan yang kuat, kreatif, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan nilai kebangsaan,\u201d ujarnya,<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, FLB menghadirkan narasumber inspiratif, Akademisi Universitas Syiah Kuala Said Muniruddin, SE, M.Sc., yang memberikan materi utama terkait pengembangan pola pikir kewirausahaan. Ia menekankan bahwa daya saing global pemuda Aceh sangat ditentukan oleh kesiapan mental dan visi yang dimiliki.<\/p>\n<p>\u201cPemuda Aceh memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat global, selama mereka membangun entrepreneurial mindset yang solid, tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga dari kekuatan visi dan nilai spiritual,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Berbagai sesi pelatihan seperti Vision Building, Life Roadmap, dan Communication &amp; Public Speaking dirancang untuk memperkuat keterampilan praktis peserta. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan arah yang lebih jelas dalam merancang masa depan.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyusun langkah konkret untuk pengembangan diri, termasuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Akademisi Universitas Syiah Kuala, Said Muniruddin, SE, M.Sc. menegas<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh \u2013 Menjelang peluncuran ulang programnya, Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul \u2013 Hebat (Amanah) terus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-46834","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46834"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46835,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46834\/revisions\/46835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46834"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=46834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}