{"id":47961,"date":"2026-05-19T07:06:22","date_gmt":"2026-05-19T07:06:22","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=47961"},"modified":"2026-05-19T07:06:22","modified_gmt":"2026-05-19T07:06:22","slug":"pemerintah-perkuat-ketahanan-pangan-papua-lewat-sinergi-distribusi-dan-pemberdayaan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/05\/19\/pemerintah-perkuat-ketahanan-pangan-papua-lewat-sinergi-distribusi-dan-pemberdayaan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Papua Lewat Sinergi Distribusi dan Pemberdayaan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>PAPUA \u2013 Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan di Tanah Papua melalui sinergi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, aparat keamanan, dan masyarakat guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga hingga ke wilayah terpencil. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.<\/p>\n<p>Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, meminta jajaran Dinas Pangan Provinsi Papua untuk terus meningkatkan program ketahanan pangan daerah agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses pangan yang cukup dan berkualitas.<\/p>\n<p>\u0093Tugas utama Dinas Pangan adalah memastikan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan berjalan baik sesuai dengan potensi lokal yang dimiliki Papua,\u0094 kata Aryoko di Jayapura.<\/p>\n<p>Menurut dia, Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan berpotensi menjadi kekuatan utama dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pemetaan potensi pangan lokal di berbagai kabupaten dan kota agar dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan daerah.<\/p>\n<p>Selain penguatan produksi pangan lokal, pemerintah juga memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar melalui dukungan Perum Bulog. Dari gudang Bulog di Jayapura, puluhan ribu ton beras disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di enam provinsi wilayah Papua.<\/p>\n<p>Kepala Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, mengatakan pihaknya terus berkomitmen menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi pangan hingga ke daerah terpencil.<\/p>\n<p>\u0093Tantangan geografis di Papua tidak mengurangi komitmen kami untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang layak dan terjangkau,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Pemerintah juga memperkuat distribusi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta penyaluran bantuan pangan pemerintah guna menjaga stabilitas harga di masyarakat.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap ketahanan pangan juga dilakukan melalui pemberdayaan petani lokal. Polda Papua Tengah menggelar panen raya jagung di Kabupaten Nabire sebagai bagian dari pengembangan pertanian masyarakat.<\/p>\n<p>Irwasda Polda Papua Tengah, Gatot Suprasetya, menegaskan bahwa kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan nasional.<\/p>\n<p>\u0093Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat,\u0094 katanya.<\/p>\n<p>Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan di Papua akan semakin kuat dan mampu menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan kawasan timur Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAPUA \u2013 Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan di Tanah Papua melalui sinergi antara pemerintah daerah,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-47961","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47961"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47962,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47961\/revisions\/47962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47961"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=47961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}