{"id":48116,"date":"2026-05-21T08:52:17","date_gmt":"2026-05-21T08:52:17","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=48116"},"modified":"2026-05-21T08:52:18","modified_gmt":"2026-05-21T08:52:18","slug":"mbg-dinilai-mampu-hidupkan-kembali-aktivitas-umkm-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/05\/21\/mbg-dinilai-mampu-hidupkan-kembali-aktivitas-umkm-daerah\/","title":{"rendered":"MBG Dinilai Mampu Hidupkan Kembali Aktivitas UMKM Daerah"},"content":{"rendered":"<p>MBG Dinilai Mampu Hidupkan Kembali Aktivitas UMKM Daerah<br \/>\nJakarta \u2013 Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah terus menunjukkan dampak positif, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah. Program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi salah satu instrumen strategis yang mampu menghidupkan kembali aktivitas UMKM, koperasi, hingga pasar tradisional.<\/p>\n<p>Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok MBG terus meningkat signifikan. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyebut hingga saat ini sebanyak 57.600 UMKM telah terlibat sebagai pemasok program MBG. Angka tersebut meningkat tajam dibanding awal implementasi program yang sebelumnya melibatkan sekitar 18 ribu UMKM pemasok.<\/p>\n<p>\u201cYang justru harus disoroti adalah apakah keterlibatan usaha mikro dan kecil dalam rantai pasok itu sudah dibuka seluas-luasnya,\u201d ujar Maman.<\/p>\n<p>Menurut Maman, keterlibatan UMKM dalam MBG membuktikan bahwa program tersebut bukan sekadar program bantuan sosial biasa, melainkan sebuah ekosistem ekonomi baru yang mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga ratusan triliun rupiah.Kondisi itu membuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal menjadi jauh lebih hidup dibanding sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cProgram MBG terbukti memberikan efek dan manfaat yang luar biasa bagi rakyat Indonesia,\u201d kata Maman.<\/p>\n<p>Pemerintah juga menilai program MBG menjadi momentum penting untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus memperluas lapangan pekerjaan baru. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menegaskan pemerintah berkomitmen memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional di era pemerintahan saat ini.<\/p>\n<p>\u201cKomitmen Presiden Prabowo adalah memastikan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Karena itu seluruh program pemerintah harus memberi ruang sebesar-besarnya bagi pelaku usaha rakyat untuk berkembang,\u201d ujar Cak Imin.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap dampak ekonomi MBG juga datang dari kalangan ekonom. Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS), Riandy Laksono menilai program MBG memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi rakyat apabila dijalankan dengan tata kelola yang adaptif dan efisien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MBG Dinilai Mampu Hidupkan Kembali Aktivitas UMKM Daerah Jakarta \u2013 Program Makan Bergizi Gratis (MBG)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-48116","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48116"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48117,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48116\/revisions\/48117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48116"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=48116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}