{"id":48375,"date":"2026-05-30T22:08:18","date_gmt":"2026-05-30T22:08:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=48375"},"modified":"2026-05-30T22:08:19","modified_gmt":"2026-05-30T22:08:19","slug":"presiden-prabowo-perkuat-diplomasi-ekonomi-dan-pertahanan-melalui-kunjungan-ke-prancis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/05\/30\/presiden-prabowo-perkuat-diplomasi-ekonomi-dan-pertahanan-melalui-kunjungan-ke-prancis\/","title":{"rendered":"Presiden Prabowo Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Pertahanan melalui Kunjungan ke Prancis"},"content":{"rendered":"<p>230109.028-prabowo-macron-perkuat-kemitraan-strategis-indonesia-prancis-untuk-kolaborasi-multisektor-1<br \/>\nJAKARTA \u2014 Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat posisi Indonesia di panggung global melalui rangkaian kunjungan kerja ke Eropa. Kunjungan kenegaraan ke Prancis menghasilkan sejumlah capaian strategis di bidang ekonomi, investasi, ketahanan energi, dan pertahanan.<\/p>\n<p>Agenda utama pertemuan kepala negara berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi, industri pertahanan, transfer teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Prancis dalam mempercepat berbagai bentuk kerja sama strategis antara kedua negara.<\/p>\n<p>\u201cKami berterima kasih atas dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan kerja sama ini. Kita ingin meningkatkan kerja sama, termasuk investasi di kedua negara. Saya sangat gembira dan menyambut baik pembentukan France-Indonesia High Level Business Council,\u201d ujar Presiden Prabowo.<\/p>\n<p>Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan dukungan negaranya terhadap penguatan hubungan ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa.<\/p>\n<p>\u201cIni penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,\u201d kata Macron.<\/p>\n<p>Macron juga menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis Prancis di kawasan Indo-Pasifik.<\/p>\n<p>\u201cIndonesia adalah mitra penting strategis dari Indo-Pasifik dan saya yakin ini juga bagian dari keyakinan Bapak Prabowo,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Penguatan kerja sama kedua negara tidak hanya berhenti pada komitmen politik. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo menghasilkan empat kesepakatan komersial baru yang berfokus pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n<p>\u201cDalam kunjungan kenegaraan tersebut, tercapai empat kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan,\u201d ujar Teddy.<\/p>\n<p>Menurut Teddy, capaian tersebut merupakan hasil konkret dari pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e. Kedua pemimpin negara juga menghadiri peluncuran France-Indonesia High Level Business Council yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama MEDEF International.<\/p>\n<p>Forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai 1,3 triliun dolar Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Teddy menambahkan, pada kunjungan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, kedua negara telah menandatangani 27 nota kesepahaman dengan nilai lebih dari 11 miliar dolar Amerika Serikat. Karena itu, forum bisnis tingkat tinggi tersebut diharapkan mempercepat realisasi investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>230109.028-prabowo-macron-perkuat-kemitraan-strategis-indonesia-prancis-untuk-kolaborasi-multisektor-1 JAKARTA \u2014 Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat posisi Indonesia di panggung global melalui rangkaian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-48375","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48375"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48375\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48376,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48375\/revisions\/48376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48375"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=48375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}