{"id":49354,"date":"2026-06-26T15:52:18","date_gmt":"2026-06-26T15:52:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=49354"},"modified":"2026-06-26T15:52:19","modified_gmt":"2026-06-26T15:52:19","slug":"koperasi-desa-merah-putih-jadi-motor-baru-penggerak-ekonomi-pedesaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/06\/26\/koperasi-desa-merah-putih-jadi-motor-baru-penggerak-ekonomi-pedesaan\/","title":{"rendered":"Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Pedesaan"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus diperkuat pemerintah sebagai instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. <\/p>\n<p>Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi motor baru penggerak ekonomi desa melalui penyediaan akses pembiayaan, distribusi kebutuhan pokok, hingga penguatan rantai usaha masyarakat.<\/p>\n<p>Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian PP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, mengatakan Koperasi Desa Merah Putih dirancang bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat desa.<\/p>\n<p>\u201cKoperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai badan usaha yang tidak hanya menjalankan fungsi ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat di tingkat desa,\u201d ujar Ferry.<\/p>\n<p>Menurut Ferry, koperasi tersebut akan menjalankan berbagai unit usaha yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing, mulai dari sektor ritel, pembiayaan mikro, pergudangan hingga logistik. <\/p>\n<p>Melalui skema tersebut, pemerintah berharap masyarakat desa memiliki alternatif layanan ekonomi yang lebih mudah diakses dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman online.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu kami memohon dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Ini insyaallah akan menjadi instrumen untuk mengubah keadaan masyarakat di desa-desa, yaitu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain menyediakan akses pembiayaan, KDMP juga diproyeksikan menjadi penampung hasil produksi masyarakat desa. Peran tersebut dinilai penting untuk memperkuat perputaran ekonomi lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan warga.<\/p>\n<p>Dukungan terhadap program KDMP juga disampaikan Tim Hukum Merah Putih (THMP). Koordinator THMP, C Suhadi, menilai program tersebut bersama Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cProgram unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih itu menurut kami sangat bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lapisan bawah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, penguatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung program ini juga terus dilakukan melalui Pendidikan dan Latihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). <\/p>\n<p>Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsda TNI Donald Kasenda, menegaskan para calon pengelola koperasi diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memperkuat koperasi dan memberdayakan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPara peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat memperkuat koperasi dan memberdayakan masyarakat guna mendukung ketahanan nasional yang mandiri dan berkelanjutan,\u201d kata Donald.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus diperkuat pemerintah sebagai instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi motor baru penggerak ekonomi desa melalui penyediaan akses pembiayaan, distribusi kebutuhan pokok, hingga penguatan rantai usaha masyarakat. Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian PP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-49354","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49354\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}