{"id":54688,"date":"2026-10-10T23:38:16","date_gmt":"2026-10-10T23:38:16","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=54688"},"modified":"2026-10-10T23:38:18","modified_gmt":"2026-10-10T23:38:18","slug":"kesetaraan-pendidikan-diperkuat-sekolah-rakyat-jadi-jalan-anak-kembali-belajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/10\/10\/kesetaraan-pendidikan-diperkuat-sekolah-rakyat-jadi-jalan-anak-kembali-belajar\/","title":{"rendered":"Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah memastikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat (SR) memberikan kesetaraan dalam mengenyam pendidikan bagi siswa siswi kurang mampu. Salah satunya SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya, yang sudah dimanfaatkan ratusan anak anak dari keluarga prasejahtera, mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA.<\/p>\n<p>Guna membuktikan fasilitas dan sarana prasara SR ini, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono meninjau langsung SRT 2 Kota Surabaya. Ia menyaksikan bagaimana para siswa memperoleh semua fasilitas layanan pendidikan, asrama, bahkan kebutuhan makanan disediakan secara gratis, juga memperoleh uang saku.<\/p>\n<p>\u201cBanyak sekali masyarakat yang tidak mampu, tidak bisa menyekolahkan anak anaknya, sekarang bisa ditampung di Sekolah Rakyat. Ternyata mereka mereka menjadi generasi yang luar biasa, mereka ini anak anak yang cerdas, semangat, luar biasa,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Program SR merupakan gebrakan Pemerintah untuk menjadikan generasi muda, sebagai aset negara yakni Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas. Pihaknya mengapreasi program prioritas yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.<\/p>\n<p>Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh dipengaruhi oleh latar belakang ekonomi keluarga maupun daerah asal seorang anak. Ia menilai setiap anak Indonesia perlu memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.<\/p>\n<p>\u201cPendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang lahir di kota-kota besar atau keluarga mampu saja. Tidak boleh ada diskriminasi dalam pendidikan. Pendidikan adalah hak untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa,\u201d ujar Zulhas.<\/p>\n<p>Senada dengan hal tersebut, Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN\/Bappenas, Eka Chandra Buana mengatakan pemerintah terus mendorong peningkatan indeks modal manusia, salah satunya melalui penguatan mutu dan pemerataan akses pendidikan.<\/p>\n<p>Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain memberikan kesempatan belajar, sistem pendidikan berasrama dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kebersamaan kepada peserta didik.<\/p>\n<p>\u201cJadi anak-anak jalanan yang belum pernah terjangkau itu dimasukkan ke dalam sekolah yang dormitory dan lain-lain. Di situ mereka diajarkan bagaimana disiplin, bagaimana kebersamaan. Sehingga kualitasnya nanti bisa sama,\u201d ucap Eka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah memastikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat (SR) memberikan kesetaraan dalam mengenyam pendidikan bagi siswa siswi kurang mampu. Salah satunya SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya, yang sudah dimanfaatkan ratusan anak anak dari keluarga prasejahtera, mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Guna membuktikan fasilitas dan sarana prasara SR ini, Anggota Komisi VII DPR RI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-54688","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54688","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54688"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54688\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54689,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54688\/revisions\/54689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}