{"id":54754,"date":"2026-10-12T03:32:39","date_gmt":"2026-10-12T03:32:39","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=54754"},"modified":"2026-10-12T03:32:41","modified_gmt":"2026-10-12T03:32:41","slug":"kehadiran-kopdes-merah-putih-dorong-pengembangan-potensi-ekonomi-desa-dan-wisata-alam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/10\/12\/kehadiran-kopdes-merah-putih-dorong-pengembangan-potensi-ekonomi-desa-dan-wisata-alam\/","title":{"rendered":"Kehadiran Kopdes Merah Putih Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Desa dan Wisata Alam"},"content":{"rendered":"<p>Kehadiran Kopdes Merah Putih Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Desa dan Wisata Alam<br \/>\nSumatera Utara \u2013 Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koperasi pemasaran, pengembangan pariwisata, hingga pelibatan pemuda dalam mengoptimalkan komoditas unggulan desa.<\/p>\n<p>Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pengembangan koperasi di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, diarahkan untuk memperkuat usaha masyarakat sekaligus mendukung pelestarian Danau Toba. Hal itu disampaikannya saat meninjau KDKMP Desa Patane Pasifik Porsea.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Ferry meresmikan Koperasi Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Pemasaran Sejahtera dan pusat kajian yang berfokus pada penelitian, pariwisata, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cTempat ini akan dikembangkan menjadi pusat penelitian, pariwisata, dan pengembangan ekonomi berkelanjutan yang berfokus pada pelestarian Danau Toba sekaligus peningkatan kesejahteraan warga sekitar,\u201d kata Ferry dalam keterangan tertulis.<\/p>\n<p>Koperasi pemasaran tersebut diharapkan dapat menyerap dan memasarkan hasil produksi KDKMP, termasuk hasil bumi dan kerajinan masyarakat, sehingga memiliki nilai tambah melalui pemasaran bersama.<\/p>\n<p>Ferry juga menyepakati percepatan operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Toba, meliputi penempatan manajer profesional, serah terima aset bangunan, serta penyusunan model bisnis dan rencana pengembangan usaha.<\/p>\n<p>\u201cSemoga menjadi bukti bahwa kesejahteraan dan pelestarian alam dapat berjalan beriringan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus menyebutkan terdapat 243 koperasi desa dan 13 koperasi kelurahan yang telah berbadan hukum di wilayahnya. Pembangunan fisik telah selesai pada 41 unit, dengan 12 unit di antaranya rampung 100 persen.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mendorong keterlibatan pemuda untuk mempercepat aktivasi KDKMP melalui pemetaan potensi ekonomi desa di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap jaringan KNPI sampai desa menjadi penggeraknya, motornya, untuk pergerakan aktivasi Koperasi Desa Merah Putih,\u201d kata Farida saat menghadiri pelantikan pengurus KNPI Lamongan.<\/p>\n<p>Farida menilai koperasi tidak hanya berfokus pada gerai sembako, tetapi juga dapat mengembangkan Gerai Potensi Desa untuk mengomersialkan produk lokal dan komoditas unggulan.<\/p>\n<p>Melalui kolaborasi pemerintah, pengurus koperasi, dan pemuda, KDKMP diharapkan mampu memperluas peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendorong pemanfaatan potensi desa secara berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kehadiran Kopdes Merah Putih Dorong Pengembangan Potensi Ekonomi Desa dan Wisata Alam Sumatera Utara \u2013 Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koperasi pemasaran, pengembangan pariwisata, hingga pelibatan pemuda dalam mengoptimalkan komoditas unggulan desa. Menteri Koperasi Ferry Juliantono [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-54754","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54754","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54754"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54754\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54755,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54754\/revisions\/54755"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54754"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54754"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54754"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}