{"id":54764,"date":"2026-10-12T03:35:09","date_gmt":"2026-10-12T03:35:09","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=54764"},"modified":"2026-10-12T03:35:11","modified_gmt":"2026-10-12T03:35:11","slug":"kopdes-aksi-nyata-pemerintah-jawab-persoalan-sosial-ekonomi-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/10\/12\/kopdes-aksi-nyata-pemerintah-jawab-persoalan-sosial-ekonomi-masyarakat\/","title":{"rendered":"Kopdes Aksi Nyata Pemerintah Jawab Persoalan Sosial Ekonomi Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>Kopdes Aksi Nyata Pemerintah Jawab Persoalan Sosial Ekonomi Masyarakat<br \/>\nJakarta \u2013 Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung mengatakan program koperasi desa (Kopdes) Merah Putih yang direalisasikan pemerintah di seluruh wilayah di Indonesia merupakan aksi nyata pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat khususnya dibidang sosial ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cKoperasi Desa tidak sekadar dipahami sebagai institusi atau bangunan fisik, namun harus diwujudkan sebagai sebuah aksi nyata secara bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat untuk menata ulang kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang lebih sejahtera dan merata,\u201d ujar anggota Watimpres Rocky Gerung di Jakarta.<\/p>\n<p>Rocky Gerung menekankan bahwa Koperasi Desa dapat tumbuh menjadi gerakan ekonomi rakyat yang kuat dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.<\/p>\n<p>\u201cGagasan koperasi memiliki keterkaitan kuat dengan nilai-nilai dasar bangsa Indonesia melalui semangat kebersamaan dan solidaritas yang menjadi fondasi koperasi sejalan dengan nilai-nilai Pancasila,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cMulai dari sila pertama hingga kelima di dalam Pancasila, semuanya memiliki makna yang dalam yang relevan dengan apa yang terkandung di dalam nilai-nilai koperasi,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Rocky menilai semangat Presiden Prabowo menegakkan ekonomi konstitusi melalui Kopdes harus dimaknai sebagai sebuah transformasi ekonomi untuk meredam dominasi sektor swasta dan BUMN.<\/p>\n<p>\u201cKonstitusi kita mengenal korporasi, BUMN dan swasta, dimana koperasi untuk menghasilkan solidaritas, sehingga tidak ada dominasi swasta dan BUMN,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Penguatan Kopdes, sambungnya, sudah seharusnya membutuhkan dukungan pemerintah agar gerakan koperasi memiliki fondasi yang kuat dan mampu berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>Kopdes, kata dia, tidak hanya menjadi wadah kelembagaan di desa dan kelurahan, tetapi dapat berkembang sebagai gerakan ekonomi masyarakat yang berorientasi pada solidaritas, kemandirian, dan penyelesaian berbagai persoalan ekonomi dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap Kopdes akan terbangun seiring pelayanan yang dijalankan secara transparan, adil, dan berorientasi pada kepentingan anggota.<\/p>\n<p>Menurutnya, manajer Kopdes dituntut menjadi pemimpin yang melayani, berintegritas, serta mampu menjembatani aspirasi warga dengan pengelolaan koperasi yang terbuka dan profesional.<\/p>\n<p>\u201cManajer Kopdes bukan sekadar pegawai yang ditempatkan untuk menjaga sebuah gerai. Anda adalah pemimpin generasi baru koperasi Indonesia. Jadilah profesional yang berintegritas, pemimpin yang melayani, sekaligus intelektual organik yang bekerja bersama rakyat\u201d, tuturnya.<\/p>\n<p>\u201cDitangan manajer bukan hanya terdapat masa depan Kopdes, tetapi di sana juga dititipkan harapan besar untuk membangun ekonomi rakyat yang lebih adil, demokratis, dan bermartabat,\u201d tutup Suroto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kopdes Aksi Nyata Pemerintah Jawab Persoalan Sosial Ekonomi Masyarakat Jakarta \u2013 Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung mengatakan program koperasi desa (Kopdes) Merah Putih yang direalisasikan pemerintah di seluruh wilayah di Indonesia merupakan aksi nyata pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat khususnya dibidang sosial ekonomi. \u201cKoperasi Desa tidak sekadar dipahami sebagai institusi atau bangunan fisik, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-54764","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54764"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54764\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54765,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54764\/revisions\/54765"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}