{"id":55418,"date":"2026-10-24T00:24:05","date_gmt":"2026-10-24T00:24:05","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=55418"},"modified":"2026-10-24T00:24:06","modified_gmt":"2026-10-24T00:24:06","slug":"kecam-kekerasan-opm-tokoh-adat-papua-ajak-masyarakat-jaga-kedamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2026\/10\/24\/kecam-kekerasan-opm-tokoh-adat-papua-ajak-masyarakat-jaga-kedamaian\/","title":{"rendered":"Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian"},"content":{"rendered":"<p>Papua \u2014 Tokoh adat Papua mengecam aksi penembakan terhadap tiga warga sipil yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan masyarakat dan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di Tanah Papua.<\/p>\n<p>Ondoafi Kampung Sabron Yaru, Nikodemus Yaboisembut, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan adat yang menjunjung tinggi kehidupan serta keharmonisan. Menurutnya, masyarakat berhak menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dibayangi ancaman kekerasan.<\/p>\n<p>\u201cPenembakan tersebut merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Aparat pemerintah hadir di Papua untuk membantu masyarakat melalui berbagai program. Karena itu, tokoh adat harus menjadi payung bagi kehadiran aparat pemerintah di tengah masyarakat,\u201d ujar Nikodemus Yaboisembut.<\/p>\n<p>Nikodemus menilai, tokoh adat memiliki posisi penting dalam menjaga hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah. Melalui pendekatan persuasif dan penguatan nilai-nilai adat, tokoh masyarakat dapat berkontribusi mencegah konflik, merawat persaudaraan, serta mendorong penyelesaian persoalan secara damai.<\/p>\n<p>Seruan serupa disampaikan Ondoafi Kampung Kwadeware, Nikson Marweri, yang menyayangkan penembakan terhadap tiga warga sipil. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat berlangsung tanpa gangguan.<\/p>\n<p>\u201cKeamanan masyarakat harus dijaga bersama. Saya meminta kepolisian meningkatkan patroli di wilayah yang membutuhkan penguatan pengamanan agar kejadian serupa dapat dicegah dan masyarakat merasa lebih terlindungi,\u201d tegas Nikson Marweri.<\/p>\n<p>Menurut Nikson, kerja sama antara masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan diperlukan untuk memperkuat kewaspadaan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman. Upaya tersebut juga penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan mendukung kelancaran pelayanan publik di berbagai wilayah.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Deiyai, Bernard Pekei, mengajak masyarakat adat di 67 desa atau kampung di wilayahnya untuk berperan aktif menjaga ketertiban. Ia juga mendorong masyarakat mendukung program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Papua \u2014 Tokoh adat Papua mengecam aksi penembakan terhadap tiga warga sipil yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan masyarakat dan memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di Tanah Papua. Ondoafi Kampung Sabron Yaru, Nikodemus Yaboisembut, menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-55418","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55418"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55418\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55419,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55418\/revisions\/55419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}