{"id":622,"date":"2021-12-19T08:30:09","date_gmt":"2021-12-19T08:30:09","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=622"},"modified":"2021-12-19T08:30:15","modified_gmt":"2021-12-19T08:30:15","slug":"who-catat-89-negara-deteksi-varian-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2021\/12\/19\/who-catat-89-negara-deteksi-varian-omicron\/","title":{"rendered":"WHO Catat 89 Negara Deteksi Varian Omicron"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi setidaknya di 89 negara per Minggu (19\/12\/2021), termasuk di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain penyebaran yang kian luas, WHO juga mewanti-wanti bahwa jumlah kasus Covid-19 Omicron meningkat dua kali lipat dalam 1,5 sampai 3 hari terakhir di daerah yang telah mendeteksi penularan lokal varian tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, melalui pernyataan, WHO menuturkan penelitian soal sifat varian Omicron masih terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cData keparahan klinis soal varian Omicron masih terbatas. Lebih banyak data diperlukan untuk memahami profil keparahan dan bagaimana keparahan dipengaruhi oleh vaksinasi dan kekebalan yang sudah ada sebelumnya,\u201d kata WHO.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, WHO juga mencatat bahwa belum ada bukti soal efektivitas vaksin Covid-19 yang ada melawan varian asal Afrika tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cData yang tersedia lagi-lagi masih terbatas dan sampai saat ini tidak ada bukti peer-review soal kemanjuran dan efikasi vaksin terhadap varian Omicron,\u201d papar WHO.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, WHO memperingatkan lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron yang begitu cepat perlu diwaspadai karena dikhawatirkan membuat tenaga medis dan rumah sakit kewalahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, WHO mengyinggung lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron di Inggris dan Afrika Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTingkat rawat inap di Inggris dan Afrika Selatan terus meningkat dan mengingat jumlah kasus yang meningkat pesat, ada kemungkinan banyak sistem kesehatan menjadi cepat kewalahan,\u201d tutur WHO.<\/p>\n\n\n\n<p>Badan Keamanan Kesehatan Inggris (HSA) mengatakan kasus Covid-19 varian Omicron terus berlipat ganda jumlahnya dalam waktu kurang dari dua hari di seluruh wilayah Inggris.<\/p>\n\n\n\n<p>Varian Omicron disebut telah menyumbang lebih dari 80 persen kasus Covid-19 baru di Ibu Kota London. HSA menuturkan sebanyak 65 persen kasus Covid-19 di rumah sakit Inggris merupakan varian Omicron.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejauh ini, Inggris baru mencatat satu kasus kematian akibat Covid-19 varian Omicron.<\/p>\n\n\n\n<p>Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pun telah mewanti-wanti ancaman tsunami varian Omicron di tengah lonjakan Covid-19 di negara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Per Minggu (19\/12\/2021), Inggris bahkan mencatat rekor infeksi harian Covid-19 sebanyak 93.045 kasus. Jumlah itu menjadi kasus harian Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, sejauh ini, Indonesia baru mencatat tiga kasus Covid-19 varian Omicron.<\/p>\n\n\n\n<p>(CA\/AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi setidaknya di 89&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":625,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[82,81,51],"newstopic":[],"class_list":["post-622","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-dan-investasi","tag-covid","tag-omicron","tag-who"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/622","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=622"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/622\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":626,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/622\/revisions\/626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=622"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=622"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=622"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=622"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}