{"id":7835,"date":"2022-11-08T08:15:48","date_gmt":"2022-11-08T08:15:48","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=7835"},"modified":"2022-11-08T08:15:56","modified_gmt":"2022-11-08T08:15:56","slug":"cipayung-plus-dukung-pelaksanaan-ktt-g20-di-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/11\/08\/cipayung-plus-dukung-pelaksanaan-ktt-g20-di-bali\/","title":{"rendered":"<strong>CIPAYUNG PLUS DUKUNG PELAKSANAAN KTT G20 DI BALI<\/strong>"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Jurnalredaksi, Denpasar&#8211;<\/strong> Kelompok Cipayung Plus Bali yang terdiri dari KMHDI, IMM, GMKI, HMI, GMNI dan PMII menyatakan sikap pada pemerintah pusat agar hasil pembahasan G20 dapat melahirkan kebijakan publik yang berdampak positif bagi masyarakat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami juga mendorong Gubernur Bali untuk menjadikan G20 sebagai aspek pemulihan Parawisata Bali,\u201d demikian isi poin hasil konferensi pers usai diskusi publik bertema \u2018Urgensi G20 di Bali\u2019 di Media Center Dinas Parawisata Bali, Senin (7\/11\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p>Poin sikap selanjutnya, kata mereka adalah mengajak masyarakat Bali agar tidak terpengaruh pada upaya \u2013 upaya kelompok yang ingin mendegradasi KTT G20.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami juga mengajak pada seluruh Masyarakat Bali untuk tidak terprovokasi dan mengawal secara bersama-sama kesuksesan terlaksananya KTT G20 di Bali, sebagai wajah Indonesia di mata Internasional,\u201d sebutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sesi diskusi, turut hadir Arya Gangga selaku Ketua Biro Kaderisasi PD KMHDI Bali, Efatha F. B. Duarta selaku Akademi Universitas Udayana \u2013 Founder Malleum Lustitiae Institute, I Ketut Yadnya Winarta selaku Kepala Seksi Promosi Dinas Parawisata Provinsi Bali dan IGAN Rai Suryawijaya selaku Ketua Penghimpunan Hotel dan Restoran Indonesia \u2013 Badung.<\/p>\n\n\n\n<p>I Ketut Yadnya Winarta memastikan hajatan G20 di Bali yang mendatangkan delegasi negara-negara luar bisa mempengaruhi ekonomi dalam negeri. Selain itu, lanjut dia, outcome lainnya diharapkan dapat menunjukkan bahwa Bali merupakan daerah yang aman dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDampak parawisata akan memberikan citra Bali diseluruh dunia,\u201d kata I Ketut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakannya, dunia melihat bahwa di Indonesia yang paling aman adalah Bali, jadi kepercayaan dunia jatuh ke Bali.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKegiatan G20 dapat menjadi promosi tanpa biaya bagi parawisata di Bali,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditempat yang sama, Efatha F. B. Duarta menyatakan bahwa perhelatan G20 sangat ditunggu-tunggu dunia, sebab momentumnya bukan hanya ekonomi saja melainkan misi perdamaian.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIndonesia merupakan negara yang paling aktif pada misi perdamaian,\u201d sambungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal senada juga dilontarkan IGAN Rai Suryawijaya yang menjelaskan posisi penunjukan Bali sebagai tuan rumah G20 karena Bali sudah terkenal di Dunia dan menjadi tempat favorit yang paling ingin dikunjungi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBali dianggap menjadi pulau yang sangat damai,\u201d ucapnya<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya menegaskan bahwa tidak melihat adanya hal negatif pada pelaksanaan G20, justru mendapatkan keuntungan atau sisi positifnya seperti kedatangan internasional dan domestik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMari kita dukung karena dampaknya untuk Bali sangat luar biasa sekali. Oleh karenanya, kami berharap pada adik-adik mahasiswa untuk memberikan citra Bali yang baik,\u201d&nbsp;pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>(CA\/AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalredaksi, Denpasar&#8211; Kelompok Cipayung Plus Bali yang terdiri dari KMHDI, IMM, GMKI, HMI, GMNI dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7839,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[55],"newstopic":[],"class_list":["post-7835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-dan-investasi","tag-g20"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7835"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7843,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7835\/revisions\/7843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7835"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}