{"id":8611,"date":"2022-11-30T15:35:35","date_gmt":"2022-11-30T15:35:35","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=8611"},"modified":"2022-11-30T15:35:36","modified_gmt":"2022-11-30T15:35:36","slug":"bin-antar-bantuan-langsung-depan-tenda-pengungsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/11\/30\/bin-antar-bantuan-langsung-depan-tenda-pengungsi\/","title":{"rendered":"BIN Antar Bantuan Langsung Depan Tenda Pengungsi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"225\" data-id=\"8612\" src=\"https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/WhatsApp-Image-2022-11-29-at-16.31.39-1-400x225.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-8612\" srcset=\"https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/WhatsApp-Image-2022-11-29-at-16.31.39-1-400x225.jpeg 400w, https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/WhatsApp-Image-2022-11-29-at-16.31.39-1-250x140.jpeg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Tanpa mengenal lelah, Tim Kemanusiaan BIN terus salurkan bantuan untuk warga yang bertahan di posko pengungsian. Penyaluran bantuan ini merupakan upaya BIN untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa Cianjur.<\/p>\n\n\n\n<p>Kabinda Jawa Barat, Brigjen Ruddy Prasemilsa, mengungkapkan posko pengungsi mandiri di Kampung Cijedil RT 4 RW 2, Kecamatan Cugenang menjadi lokasi yang dikunjungi oleh Tim Kemanusiaan BIN bersama dengan Tim Medical Intelligence BIN pada Rabu (30\/11).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saat ini, 84 KK atau sekitar 256 jiwa yang mendiami posko pengungsi mandiri. Adapun, bantuan yang diberikan adalah makanan siap saji, perlengkapan khusus wanita, kebutuhan anak, selimut dan obat-obatan,&#8221; ungkap Brigjen Ruddy.<\/p>\n\n\n\n<p>Para pengungsi beralasan belum ingin pindah karena masih ingin memperbaiki rumahnya yang ambruk akibat guncangan gempa. Para pengungsi merasa lebih nyaman mendiami tenda pengungsian di sekitar rumahnya bersama dengan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p>Warga pengungsi mandiri, Heri Suherman, menyambut kunjungan Tim BIN dan mengucapkan rasa terima kasihnya karena bantuan tersebut bisa digunakan untuk beberapa hari kedepan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kebutuhan sehari-hari saat ini sudah tercukupi dengan adanya bantuan. Kedepannya, warga menantikan bantuan terus tetap ada,&#8221; ujar Heri.<\/p>\n\n\n\n<p>Heri menambahkan keluarganya akan tetap bertahan di tenda pengungsian hingga Ketua RT meminta untuk kembali. Sementara ini, keluhan yang dialami yaitu penyakit gatal yang menimpa anaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Warga pengungsi lainnya, Ana Royani, merasakan manfaat dari bantuan yang dikirim langsung oleh BIN ke tenda-tenda pengungsian karena bisa diterima oleh warga.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya sangat bersyukur dengan bantuan langsung dari BIN, nggak belok kemana-mana. Kebetulan juga sedang sakit, jadi sangat membantu. Sudah tiga hari ini, saya panas tinggi dan diare,&#8221; ungkap Ana.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari beberapa jenis bantuan, Ana sangat membutuhkan makanan ringan, minuman, dan beras. Menurutnya, air bersih untuk mandi, cuci, kakus (MCK) sudah cukup di daerah ini.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Harapan kedepan, bantuan langsung dapat disalurkan ke warga. Apalagi, kondisi suami sedang sakit dan saya tidak bisa kemana-mana,&#8221; tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanpa mengenal lelah, Tim Kemanusiaan BIN terus salurkan bantuan untuk warga yang bertahan di posko&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8611","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8611"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8613,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8611\/revisions\/8613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8611"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}