{"id":8669,"date":"2022-12-01T08:19:22","date_gmt":"2022-12-01T08:19:22","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=8669"},"modified":"2022-12-01T08:19:22","modified_gmt":"2022-12-01T08:19:22","slug":"cetak-sejarah-baru-iesf-bali-14th-wec-2022-menjadi-ajang-esports-outdoor-terbesar-dan-peserta-terbanyak-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/12\/01\/cetak-sejarah-baru-iesf-bali-14th-wec-2022-menjadi-ajang-esports-outdoor-terbesar-dan-peserta-terbanyak-di-dunia\/","title":{"rendered":"Cetak Sejarah Baru, IESF Bali 14Th WEC 2022 Menjadi Ajang Esports Outdoor Terbesar dan Peserta Terbanyak di Dunia"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"225\" data-id=\"8671\" src=\"https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-01-at-14.51.14-400x225.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-8671\" srcset=\"https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-01-at-14.51.14-400x225.jpeg 400w, https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/WhatsApp-Image-2022-12-01-at-14.51.14-250x140.jpeg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Bali \u2013 Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) akan mencetak sejarah baru. Hal ini lantaran gelaran IESF Bali 14th WEC 2022 akan menjadi ajang esports outdoor terbesar dengan paling banyak peserta di dunia yang akan tercatat dalam Guiness Book of World Records.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Bambang Sunarwibowo mengatakan dengan penyelenggaraan IESF Bali 14th WEC 2022 tersebut akan bisa membantu sport tourism.<br>Bukan hanya itu, namun keberlangsungannya juga akan membantu kontribusi pada dunia ekonomi dan pariwisata di Tanah Air.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita berharap bahwa penyelenggaraan esports yang akan dilaksanakan pada 2 sampai dengan tanggal 11 (desember) ini akan membantu kepada khususnya sport tourism yang selama ini mengalami pandemi Covid-19 dan penurunan sehingga kita bisa membantu kontribusi di dunia ekonomi dan pariwisata di Indonesia,\u201d katanya di Hotel Maruska Bali, dalam jumpa pers pada Kamis (1\/12).<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Bambang Sunarwibowo menyampaikan kerja sama dari banyak pihak sangatlah diharapkan karena mampu membuat kontribusi bagi perkembangan industri digital dan esports.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTentunya kerjasama dari semua pihak ini sangat banyak kita harapkan, penyelenggaraan ini bisa menjadikan tonggak sejarah bagi bangsa kita yang bisa ikut memberikan kontribusi di dalam perkembangan industri digital khususnya Esports,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya juga berharap supaya dengan rangkaian penyelenggaraan event esports internasional tersebut bisa menghadirkan para atlet Esports Tanah Air hingga berkontribusi di kancah dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita mengharapkan, kita bisa menghadirkan atlet-atlet yang benar-benar memiliki kapasitas kemampuan internasional di dunia Esports, oleh karena itu kita sudah mempersiapkan sedemikian rupa dalam beberapa waktu terakhir beberapa penyelenggaraan event esports yang diselenggarakan di tingkat provinsi maupun nasional bisa menghadirkan atlet-atlet terbaik di dunia Esports untuk Indonesia dan kita harapkan bisa memberikan kontribusi di kancah internasional,\u201d ucap Bambang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Presiden IESF, Vlad Marinescu sangat memberikan apresiasi besar pada pihak penyelenggara, yakni PBESI terkait event esports internasional tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa dalam perhelatan tersebut banyak sekali dihadiri oleh para peserta dari berbagai negara, yakni terdapat 105 negara hingga sebanyak 600 atlet esports dunia berkumpul di Bali.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya mengapresiasi kerja keras dari PBESI dan saya mengapresiasi keindahan Bali. Di sini bersama kita, terdapat 105 negara, dan lebih 600 atlet esports di tengah-tengah kita untuk bersaing mendapatkan gelar juara dunia,\u201d ujar Vlad.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden IESF mengatakan bahwa dalam ajang tersebut juga dihadiri oleh pihak pencatat dari Guiness World of Records, yang mana akan dicatat sebagai ajang esports outdoor terbesar di dunia karena banyaknya jumlah pesertanya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDan di sini juga terdapat pencatatan dari Guiness World of Records sebagai event esports terbesar di dunia sebagaimana jumlah pesertanya,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT GPK, Daniel Sutrisno menyatakan bahwa sejauh ini sudah terdapat sekitar 90 persen total kedatangan semua peserta dan juga 105 negara ke Bali.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSampai hari ini, atlet semua sudah 90% kedatangan. Awalnya kita akan mendatangkan 130 negara, tapi pada saat perjalanan, yang akan hadir di sini adalah 105 negara. Ini adalah suatu hal yang harus kita banggakan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baginya, semua persiapan memang sudah cukup final untuk dilakukan, terlebih juga ada banyak sekali bidang esports yang seluruhnya diwadahi, hingga akan diselenggarakan difabel dan women esports pula.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPersiapan kita semua sudah cukup final. Kita juga ada beberapa hal yang kita tambahkan, yaitu akan ada esports untuk difabel, dan juga akan ada women esports,\u201d tambah Daniel.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bali \u2013 Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) akan mencetak sejarah baru. Hal ini lantaran gelaran&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8669","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8669"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8672,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8669\/revisions\/8672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8669"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}