{"id":9329,"date":"2022-12-16T03:38:40","date_gmt":"2022-12-16T03:38:40","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=9329"},"modified":"2022-12-16T03:38:40","modified_gmt":"2022-12-16T03:38:40","slug":"jubir-tim-komunikasi-rencana-pemindahan-ikn-pembangunan-makin-masif-investor-tertarik-dengan-konsep-pembangunan-ikn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/12\/16\/jubir-tim-komunikasi-rencana-pemindahan-ikn-pembangunan-makin-masif-investor-tertarik-dengan-konsep-pembangunan-ikn\/","title":{"rendered":"Jubir Tim Komunikasi Rencana Pemindahan IKN: Pembangunan Makin Masif, Investor Tertarik Dengan Konsep pembangunan IKN"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"400\" height=\"225\" src=\"https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/image-124-400x225.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9330\" srcset=\"https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/image-124-400x225.png 400w, https:\/\/jurnalredaksi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/image-124-250x140.png 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Badan Otorita Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara memastikan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara semakin masif dilakukan dan berjalan sesuai rencana. &#8220;Di awal tahun depan semakin masif karea pekerjaan konstruksi juga akan meningkat intensitasnya,&#8221;  ujar Juru Bicara Tim Komunikasi Rencana Pemindahan IKN Sidik Pramono kepada Pro 3 RRI, Kamis (15\/12\/2022) malam.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Badan Otorita Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara juga sudah melengkapi organisasinya. &#8220;Proses seleksi juga terus berjalan untuk jabataan di level kepala biro dan direktur serta regulasi juga disiapkan saat ini,&#8221; ujarnya.Pemerintah, kata dia, juga menyiapkan RPP fasilitas dan kemudahaan usaha. Selain itu, ujarnya, masalah pemberian insentif dengan ptensial investor juga terus berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kementerian PUPR, menurutnya, yang bertanggung jawab untuk pembangunan sejumlah fasilitas yang dibangun. &#8220;Termasuk hunian para pekerja yang dibangun di sana dapat menampung tenaga kerja yang terlibat dalam proses pekerjaan korntruksi di wilayah KIPP nanti,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sidik memastikan ada tiga konsep dalam pembangunan IKN Nusantara yaitu konsep kota cerdas, kota hutan dan sport city. &#8220;Jadi nanti pembangunan IKN Nusantara akan menjadikan sebuah  transformasi budaya kita, cara kerja dan diharapkan akan terjadi perubahan,&#8221; ujarnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Badan Otorita Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara memberikan insentif kepada investor yang berminat berinvestasi membangun IKN Nusantara. &#8220;Tentu ada kemudahan-kemudahan perizinan yang akan diberikan,&#8221; kata Sidik. Menurut Sidik, para investor berminat berinvestasi karena konsep pembangunan IKN. Yakni yang diusung dengan smart city dan berkelanjutan dengan pembangunan terukur membuat mereka menjadi tertarik.&#8221;Ini menjawab tantangan ke depan memang seperti itu yaitu kota masa depan dengan Green City,&#8221; ucapnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, ia memastikan pembangunan IKN Nusantara dilakukan dengan jangka panjang dan bertahap. &#8220;Ini pembangunannya long term dan konsep pembangunannya dalam lima tahap sampai tahun 2045. Tentu harapan kita dengan IKN Nusantara akan membuat pembangunan Indonesia yang lebih adil dan terdistribusikan dengan baik,&#8221; ujarnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, ujarnya, diharapkan akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih suistanable dan potensi daerah dioptimalkan. &#8220;Keadilan antar daerah jadi lebih baik, tentu ini akan menjadikan sebuah jawaban atas visi kita. Yakni menjadikan IKN Nusantara menjadi kota dunia untuk semua,&#8221; ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badan Otorita Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara memastikan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara semakin masif&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-9329","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9329"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9331,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9329\/revisions\/9331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9329"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=9329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}