Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Polhukam

Strategi Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus KTT ASEAN Jakarta

By redaksi
August 31, 2023 2 Min Read
Comments Off on Strategi Penguatan Kelembagaan Jadi Fokus KTT ASEAN Jakarta

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan Indonesia mendorong penguatan kelembagaan ASEAN melalui KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta pada 5 – 7 September 2023.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu, Sidharto R. Suryodipuro mengatakan KTT ASEAN ke-43 di Jakarta akan melanjutkan pembahasan penguatan kelembagaan organisasi agar mampu menjawab tantangan selama 20 tahun ke depan.

“Kami ingin meletakkan landasan untuk kerja sama ASEAN yang sifatnya ke depan. Untuk mencapai itu, kami harus memperkuat kelembagaan dan berbagai mekanisme kerjanya,” tutur Sidharto.

Lebih lanjut, ia menyebutkan ada beberapa aspek yang ingin diperkuat, seperti meningkatkan sumber daya manusia dalam hal ini Masyarakat ASEAN, dialog-dialog tentang HAM dan kerja sama maritim antar negara-negara anggota.

“Indonesia selalu menghasilkan kesepakatan atau biasa disebut ASEAN Concord pada setiap keketuaannya di ASEAN. Indonesia sebelumnya telah berperan sebagai ketua pada 1976, 2003, dan 2011,” terangnya.

KTT ASEAN 2023 di Jakarta tidak hanya akan dihadiri oleh para pemimpin ASEAN, tetapi juga mitra eksternal seperti China, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia, dan India.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo menekankan pentingnya soliditas ASEAN dan stabilitas kawasan guna menghadapi tantangan global dan mewujudkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan. Secara khusus, Presiden menekankan pentingnya implementasi Five Point Consensus dalam penyelesaian konflik di Myanmar.

“Kita berharap persoalan di Myanmar itu segera selesai karena menyangkut kemanusiaan, menyangkut rakyat Myanmar, dan pada kenyataannya memang tidak gampang, sangat kompleks, konfliknya sudah bukan konflik satu dengan dua, tapi dengan tiga, dengan empat, dengan lima, sehingga memerlukan waktu. Dan itu bisa terjadi kalau semua stakeholders yang ada di Myanmar itu mau, memiliki kemauan yang sama untuk menyelesaikan masalah itu. Kalau ndak, memang sangat sulit,” tandasnya.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Dukung Transisi Energi, KTT ASEAN ke-43 Optimalkan Penggunaan Kendaraan Listrik

Next

TNI, Polri dan BIN Siap Amankan KTT ASEAN ke-43

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Giochi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme