Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

8 Ribu Lebih Pasukan Berani Mati Amerika Dikirim Ke Ukraina, Ada Apa?

By redaksi
January 25, 2022 1 Min Read
Comments Off on 8 Ribu Lebih Pasukan Berani Mati Amerika Dikirim Ke Ukraina, Ada Apa?

Jakarta, jurnalredaksi– Departemen Pertahanan Amerika Serikat (United States Departement of Defense) memastikan bakal mengerahkan pasukan militer untuk mendukung Ukraina, dalam Perang Rusia-Ukraina. Informasi pengerahan pasukan dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby.

Militer Amerika Serikat telah menyiapkan pasukan yang berada dalam status siaga penuh. Sebanyak 8.500 tentara Amerika akan dikirim ke Ukraina, untuk mendukung pasukan militer Ukraina menghadapi kemungkinan invasi militer Rusia.

Kirby menyatakan, pasukan militer Amerika akan menjadi bagian dari pasukan gabungan negara-negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Selain di Ukraina, pasukan Amerika akan ditempatkan di wilayah Eropa Timur dan Negara Baltik.

“Ini tentang menyiapkan pasukan dan untuk memastikan kami memperkuat dan tetap bersatu dengan aliansi (NATO),” ucap Kirby. Pergerakan masif pasukan militer Rusia ke sepanjang perbatasan Ukraina menjadi alasan Amerika pada akhirnya mengirim personelnya.

Tak hanya prajurit, Rusia juga terus memobilisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), mulai dari tank, kendaraan lapis baja, artileri berat, hingga sistem peluncur multi-roket dan rudal.

Diungkap Kirby, Amerika dan NATO meyakini bahwa Rusia tidak memiliki keinginan untuk menarik mundur pasukan militernya dari perbatasan. Hal itu juga tergambar dari buntunya perundingan antara Rusia, Ukraina, AS dan negara-negara NATO yang telah digelar di Jenewa dan Brussels. “Sangat jelas bahwa Rusia sama sekali tidak memiliki niat untuk mengurangi ketegangan,” kata Kirby melanjutkan. “Kami memperhatikan hal-hal yang dilakukan Rusia bisa berpotensi memberi kami indikasi bahwa serangan akan segera terjadi. Kami memang belum sampai di sana, tetapi kami mengamati indikator-indikator itu dengan sangat cermat,” ujarnya.

(CA/AA)

Tags:

RusiaUkraina
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pasukan Langit TNI Terobos Kampung Mamba Untuk jaga Dari Teror KKB

Next

Aksi Brutal KST Papua Mengganggu Pendekatan Kesejahteraan

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme