Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ekonomi dan Investasi

Hadapi Tarif Trump dan Pelemahan Rupiah, Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Tenang dan Percaya Diri

By redaksi
April 8, 2025 2 Min Read
Comments Off on Hadapi Tarif Trump dan Pelemahan Rupiah, Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Tenang dan Percaya Diri

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak masyarakat tetap tenang dalam menyikapi kebijakan tarif impor dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, serta pelemahan nilai tukar rupiah. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi tantangan ekonomi global.

Kebijakan Trump yang menaikkan tarif impor terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia, dinilai Prabowo sebagai langkah yang wajar dalam rangka melindungi kepentingan nasional masing-masing.

“Kalau memang permintaan mereka masuk akal dan punya dasar, ya kita hormati. Itu prinsip resiprokal,” ujar Prabowo.

Ia mengakui bahwa kenaikan tarif impor AS yang mencapai 32% memberi dampak berat, terutama bagi industri padat karya seperti tekstil, sepatu, garmen, dan furnitur. Namun, ia menekankan pentingnya mencari jalan keluar bersama, termasuk dengan membuka pasar-pasar baru.

“Kita akan cari jalan keluar, kita harus berani mencari pasar baru. Kita terlalu manja juga, kita tuh selama ini tertarik oleh ekonomi Amerika,” ujarnya.

Prabowo juga menyinggung pentingnya kematangan dalam melihat perubahan situasi global. “Sekarang kita harus bangun, harus dewasa… situasi berubah.”

Ia pun mengingatkan bahwa sejak lama dirinya telah mendorong kemandirian nasional.

“Itu yang sudah saya ingatkan bertahun-tahun… Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri… suatu saat nobody is going to help us.” Ungkap Kepala Negara.

Di sisi lain, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Solikin M. Juhro, menegaskan bahwa situasi ekonomi saat ini sangat berbeda dibanding krisis 1998.

“Ekonomi kita sekarang lebih resisten terhadap guncangan global,” jelasnya.
Ia menjabarkan bahwa Indonesia kini memiliki cadangan devisa kuat senilai US$154,5 miliar per Februari 2025, pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5,02%, dan koordinasi lintas sektor yang baik lewat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Pasar akan membaik. Yang terpenting adalah tetap menjaga kepercayaan dan stabilitas,” tegas Solikin.

Pemerintah pun terus mendorong hilirisasi, memperkuat sektor domestik, serta memperluas pasar ekspor untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Hadiri Panen Raya, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Menuju Swasembada Pangan

Next

Sikapi Tarif Trump dan Pelemahan Rupiah, Pemerintah Ajak Masyarakat Bersatu

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme