Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

GKI Mengecam Penembakan Pekerja Gereja di Wamena

By redaksi
June 13, 2025 2 Min Read
Comments Off on GKI Mengecam Penembakan Pekerja Gereja di Wamena

WAMENA – Penembakan dua tukang bangunan di area pembangunan Gereja GKI Imanuel Air Garam, Distrik Asotipo, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (4/6), menuai kecaman luas. Insiden tragis ini merenggut nyawa Saepudin dan Rahmat Hidayat, pekerja asal Purwakarta, Jawa Barat, yang tengah menyelesaikan proyek gereja tersebut.

Ketua Klasis GKI Baliem Yalimo, Pendeta Eduard Su, menyatakan keterkejutannya atas peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di lingkungan jemaat mereka. Ia mengungkapkan, peristiwa ini sangat memukul komunitas gereja, terlebih karena terjadi di tempat yang seharusnya menjadi simbol kedamaian.

“Harusnya lokasi gereja menjadi tempat yang aman bagi umat. Apalagi ini dalam pergumulan membangun rumah ibadah, tetapi justru terjadi peristiwa memilukan ini,” ujar Pendeta Eduard Su.

Ia menambahkan, seluruh jemaat diajak untuk memperkuat doa, sambil berharap aparat dan pemangku kebijakan dapat segera memulihkan keamanan.

“Kami mendoakan agar keluarga korban diberi kekuatan. Biarlah Tuhan yang memproses pelaku dengan cara-Nya sendiri,” pungkasnya.

Dalam kesaksian di Polres Jayawijaya, Yustinus Kuantapo, Kepala Kampung Kuantapo sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Gereja, menjelaskan kronologi kejadian. Ia menyebut kedua korban ditembak usai melakukan pengecoran tiang bangunan.

“Setelah melihat tiang cor, saya masuk ke dalam gereja sambil memeriksa HP. Tiba-tiba beberapa orang tak dikenal datang dari belakang dan mengejar mereka,” ungkap Yustinus Kuantapo.

Kedua tukang itu sempat berusaha melarikan diri ke arah jalan, namun akhirnya ditembak.

“Saya hanya mendengar dua kali suara tembakan. Saat keluar, mereka sudah tergeletak tak bernyawa,” jelasnya.

Yustinus menegaskan bahwa sebelumnya kondisi kampung sangat aman dan tidak pernah terjadi penembakan serupa. Ia berharap jenazah korban dapat segera dipulangkan dan pemerintah setempat memberikan perhatian penuh.

Kedua tokoh tersebut menyerukan agar pembangunan rumah ibadah tetap dilindungi dari segala bentuk kekerasan. Harapan besar disematkan agar keamanan Papua Pegunungan segera pulih, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dan beribadah tanpa rasa takut. (^)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Sinergi Pemerintah dan Gereja Menjaga Kedamaian Papua dari Ancaman Teror

Next

Pemberantasan Korupsi Jadi Bagian Integral Reformasi Nasional

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme