Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Program Rumah Subsidi Dorong Pemerataan Hunian Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

By redaksi
August 12, 2025 2 Min Read
Comments Off on Program Rumah Subsidi Dorong Pemerataan Hunian Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah nyata dalam mewujudkan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Program 3 Juta Rumah. Upaya ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan dasar papan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan pergerakan industri terkait.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pembangunan rumah subsidi menunjukkan tren positif dan memberi manfaat luas.

“Program 3 Juta Rumah sesuai arahan Presiden Prabowo membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan Bank Indonesia, untuk memperluas akses hunian bagi MBR,” ujar Maruarar Sirait.

Maruarar Sirait menilai rumah subsidi di kawasan Puri Delta Angsana menjadi contoh ideal dengan spesifikasi memadai, seperti luas tanah 72 meter persegi dan plafon tinggi 3,20 meter. Menurutnya, kualitas ini harus menjadi standar agar rumah subsidi tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak huni dan estetik. Ia mengusulkan kuota subsidi tahun depan meningkat menjadi 500 ribu unit guna mempercepat target dan memperluas dampak program.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa BI mendukung penuh pembiayaan perumahan rakyat.

“BI telah menyiapkan insentif likuiditas hingga Rp80 triliun untuk mempercepat penyaluran KPR subsidi serta membeli SBN dengan alokasi Rp45 triliun bagi pembiayaan perumahan rakyat,” tegas Perry.

Perry menjelaskan, perumahan rakyat menjadi prioritas karena mampu meningkatkan kesejahteraan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja di sektor konstruksi serta rantai pasok. Dukungan ini juga memperluas inklusi keuangan dengan memberikan akses perbankan formal kepada MBR.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menuturkan bahwa APBN berperan strategis melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk mengurangi kesenjangan sosial.

“Alokasi anggaran meningkat signifikan dari Rp29,1 triliun menjadi Rp47,4 triliun pada 2025, mencakup FLPP, Tapera, SMF, dan subsidi bunga serta uang muka,” pungkas Sri Mulyani.

Dengan dukungan fiskal, moneter, dan sinergi lintas sektor, program rumah subsidi diharapkan tidak hanya mengatasi backlog perumahan, tetapi juga membangun lingkungan permukiman sehat, tertata, dan berkelanjutan. Pemerintah menargetkan semakin banyak keluarga memiliki rumah layak sehingga kesejahteraan dan keadilan sosial dapat terwujud merata di seluruh Indonesia.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Misi Besar dr. Dewi Puspitorini Jadikan ILUNI UI Lokomotif Perubahan

Next

Pemerintah Tegaskan Nasionalisme Tidak Bisa Diwakili Bendera Bajak Laut

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme