Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

PLN Dorong PLTP Bengkulu Jadi Motor Swasembada Energi dan Penciptaan Pekerjaan

By redaksi
September 18, 2025 2 Min Read
Comments Off on PLN Dorong PLTP Bengkulu Jadi Motor Swasembada Energi dan Penciptaan Pekerjaan

Jakarta – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian energi nasional melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Bengkulu. Kehadiran PLTP ini tidak hanya menjadi langkah strategis menuju swasembada energi, tetapi juga membuka peluang besar bagi penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan bahwa mandat pengembangan PLTP tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Dalam dokumen tersebut, Pemerintah menargetkan kapasitas PLTP hingga 5,2 gigawatt (GW) di seluruh Indonesia.

“Potensi panas bumi Indonesia sangat besar dan tersebar di banyak wilayah. Kami akan mengoptimalkan pengembangan PLTP yang sudah dikaji agar kehadirannya memberi dampak nyata, baik bagi masyarakat di sekitar proyek maupun pelanggan PLN di seluruh Indonesia,” ujar Suroso.

Lebih lanjut, Suroso menjelaskan bahwa saat ini PLN tengah menyiapkan sejumlah proyek strategis panas bumi, termasuk dua proyek PLTP di Provinsi Bengkulu.

“Kedua proyek geothermal di Bengkulu menjadi bagian dari implementasi RUPTL 2025–2034 dan dirancang untuk memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik,” jelas Suroso.

Ia menjabarkan, pengembangan PLTP Kepahiang 110 megawatt (MW) di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Rejang Lebong, kini memasuki tahap finalisasi pemilihan mitra strategis. Listrik yang dihasilkan nantinya akan disalurkan ke Gardu Induk (GI) Pekalongan di Kabupaten Kepahiang.

Sementara itu, Direktur Legal dan Manajemen Human Resource PLN, Yusuf Didi Setiarto, menekankan pentingnya prioritas alokasi sumber energi primer di Indonesia. Ia mengungkapkan harapan besar agar pemenuhan energi primer untuk sektor ketenagalistrikan ditempatkan pada urutan teratas.

“Apa harapannya? Kami tentu ingin menjadikan pemenuhan energi primer untuk ketenagalistrikan ini menjadi ranking pertama, ” jelas Yusuf.

Ia menambahkan, persoalan ini berkaitan erat dengan upaya swasembada energi yang juga digaungkan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Yusuf menyoroti tantangan ketersediaan sumber daya energi yang semakin menipis, sehingga memunculkan persaingan antar sektor.

“Kita tahu resources kita ini semakin menurun dan berebut kita saat ini mana yang didahulukan, apakah pupuk, listrik, industri atau apa, ” tuturnya.

PLN optimistis PLTP Bengkulu akan menjadi salah satu motor penggerak energi bersih di Sumatera, sekaligus contoh nyata bahwa pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Bengkulu akan menjadi ikon swasembada energi berbasis energi baru terbarukan di Indonesia.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Dorong Swasembada Energi Lewat Energi Terbarukan

Next

Proyek Masela Perkuat Swasembada Energi dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme