Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Kemenag dan Baznas Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

By redaksi
March 2, 2026 1 Min Read
Comments Off on Kemenag dan Baznas Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG

JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menegaskan bahwa dana zakat tidak digunakan untuk mendanai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait sumber pendanaan program tersebut.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

“Zakat hanya disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat dan tidak digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” tegas Nasaruddin.

Senada dengan itu, Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas, Rizaludin Kurniawan, memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat tidak dialihkan untuk membiayai program pemerintah.

“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat sepenuhnya disalurkan sesuai ketentuan agama dan tidak dialihkan untuk pendanaan program pemerintah,” ujar Rizaludin.

Di sisi lain, pendanaan MBG telah disepakati melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bersama DPR. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyatakan bahwa alokasi anggaran MBG telah disetujui dalam APBN 2026.

“Banggar DPR menyetujui besaran anggaran program MBG dalam APBN 2026 sebagai bagian dari strategi pembangunan SDM bangsa. Program MBG yang disahkan bersama pemerintah dan DPR mencerminkan dukungan legislatif terhadap peningkatan gizi anak sekolah,” kata Said.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga membantah isu bahwa program tersebut memangkas anggaran pendidikan.

“Program MBG tidak mengurangi program maupun anggaran pendidikan yang sudah ada,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Ia menyebut MBG sebagai investasi jangka panjang bagi generasi bangsa.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

MBG Turut Gerakkan Perekonomian dan Pendidikan

Next

DPR dan Pemerintah Sepakati Anggaran MBG sebagai Pilar Penguatan SDM

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme