Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Persatuan Diperkuat, Masyarakat Papua Hadang Provokasi Demi Kelancaran Pembangunan

By redaksi
March 20, 2026 2 Min Read
Comments Off on Persatuan Diperkuat, Masyarakat Papua Hadang Provokasi Demi Kelancaran Pembangunan

PAPUA – Stabilitas keamanan di Papua terus menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan yang merata dan inklusif. Dalam beberapa tahun terakhir, percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di berbagai wilayah, khususnya kawasan pegunungan, menunjukkan progres yang signifikan. Kondisi ini semakin diperkuat oleh sikap masyarakat yang kian dewasa dalam menyikapi berbagai dinamika sosial, termasuk upaya provokasi dari kelompok separatis seperti KNPB.

Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat adat Papua menunjukkan keteguhan dalam menjaga harmoni sosial. Kesadaran kolektif tumbuh sebagai benteng utama dalam menyaring informasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Penolakan terhadap provokasi KNPB menjadi cerminan komitmen masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan.

Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Karmin Yikwa, menilai bahwa aktivitas KNPB kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan tidak mencerminkan aspirasi mayoritas warga. “Narasi yang dibangun KNPB tidak sesuai dengan keinginan masyarakat yang mendambakan kedamaian dan kemajuan. Masyarakat di Tolikara secara tegas menolak provokasi tersebut karena hanya akan menghambat pembangunan,” tegas Karmin Yikwa.

Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga stabilitas sebagai fondasi pembangunan. Ketegangan yang dipicu oleh provokasi dinilai hanya akan merugikan masyarakat sendiri, terutama dalam menghambat akses terhadap layanan dasar.

Lebih lanjut, Karmin Yikwa menekankan pentingnya tanggung jawab moral setiap individu dalam menjaga tanah Papua dari pengaruh negatif. “Setiap elemen masyarakat memiliki peran menjaga persaudaraan dan tidak terpengaruh propaganda yang memecah belah. Masa depan Papua harus dibangun dengan kerja nyata, bukan konflik,” pungkas Karmin Yikwa.

Seruan tersebut juga menyasar generasi muda agar lebih fokus pada peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.
Senada dengan itu, Kepala Suku Besar Tariko Kabupaten Mamberamo Tengah, Soleman Wambu, menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat adat. “Situasi aman dan damai menjadi syarat utama agar pembangunan berjalan optimal. Karena itu, masyarakat menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memicu konflik,” ujar Soleman Wambu.

Pernyataan tersebut menggambarkan adanya kesamaan pandangan di berbagai wilayah Papua terkait pentingnya menjaga kondusivitas sosial.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Soliditas Masyarakat Papua Menguat, Provokasi Separatis Ditolak Demi Persatuan dan Kemajuan

Next

Bijak Konsumsi untuk Menjaga Stabilitas Pangan dan Energi

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme