Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Pemerintah Siapkan Skema Arus Balik Hadapi Lonjakan Pemudik

By redaksi
March 21, 2026 1 Min Read
Comments Off on Pemerintah Siapkan Skema Arus Balik Hadapi Lonjakan Pemudik

Dalam momentum Idulfitri 2026, pemerintah bersama sejumlah instansi mulai mematangkan skema arus balik guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Berdasarkan analisis terbaru, pergerakan pemudik tahun ini diperkirakan tidak terpusat dalam satu waktu, melainkan terbagi dalam dua gelombang besar.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menjelaskan perubahan pola perjalanan dipengaruhi kebijakan kerja fleksibel seperti work from anywhere. Menurutnya, kondisi ini membuat masyarakat lebih leluasa menentukan waktu perjalanan.

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada pertengahan Maret dan menjelang hari-hari terakhir sebelum Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar arus mudik dan balik berlangsung aman dan lancar.

“Salah satu yang kami upayakan agar arus mudik ini lebih lancar, lebih aman, lebih nyaman adalah pendistribusian pergerakan pemudik. Dengan rangkaian kebijakan ini kita harapkan pemudik tidak menumpuk di satu waktu tertentu,” ujar Pratikno.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi mobilitas masyarakat mencapai sekitar 143,9 juta orang. Namun, Pratikno mengingatkan angka tersebut berpotensi meningkat.

“Perkiraan surveinya itu adalah 143.915.053. Tetapi dari tahun ke tahun dalam praktiknya lebih tinggi dari survei, sekitar 10-an persen lebih tinggi, artinya bisa menjadi sekitar 155 juta manusia bergerak,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pemerintah menerapkan kebijakan fleksibel working arrangement pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026, pengaturan libur sekolah, serta cuti bersama.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemerintah Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Arus Balik

Next

Operasi Antikorupsi Tetap Jalan saat Lebaran

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme