Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA dan Agraria

Kasus Air Keras Penyiraman Andrie Yunus, Pemerintah Pastikan Proses Hukum Berjalan Sesuai Kewenangan dan Transparan

By redaksi
April 19, 2026 1 Min Read
Comments Off on Kasus Air Keras Penyiraman Andrie Yunus, Pemerintah Pastikan Proses Hukum Berjalan Sesuai Kewenangan dan Transparan

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa penanganan perkara hukum, termasuk kasus kekerasan berat, harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam konteks perkara penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, pemerintah memastikan proses hukum berjalan dalam koridor yang sah dan profesional.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena tidak hanya menyangkut tindak pidana berat, tetapi juga kepercayaan terhadap institusi penegak hukum dan sistem peradilan. Pemerintah menilai bahwa penanganan yang tepat dan transparan menjadi kunci menjaga legitimasi hukum di mata masyarakat.

Analis Politik dan Militer Universitas Nasional Selamat Ginting menyampaikan bahwa pelimpahan perkara dari kepolisian ke aparat militer merupakan langkah yang sah. “Apabila terduga pelaku merupakan anggota militer aktif, maka penanganannya menjadi kewenangan peradilan militer sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997,” ujarnya.

Pemerintah menegaskan bahwa dalam sistem hukum nasional terdapat empat lingkungan peradilan yang memiliki kedudukan setara, yaitu peradilan umum, agama, tata usaha negara, dan militer. Setiap lingkungan memiliki kewenangan masing-masing dan tidak dapat dibandingkan secara sederhana.

Lebih lanjut, Selamat Ginting menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dalam proses hukum. “Perdebatan yang muncul bukan hanya soal legalitas, tetapi juga legitimasi. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas harus dikedepankan,” katanya.

Pemerintah memastikan bahwa hak korban tetap terlindungi, termasuk dalam memberikan kesaksian di persidangan. Selain itu, peradilan militer memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk menjaga kepercayaan publik, pemerintah mendorong pelaksanaan persidangan secara terbuka serta pengawasan yang memadai. Seluruh pihak, termasuk saksi dan pihak terkait, diharapkan bersikap kooperatif agar proses hukum berjalan efektif.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pelimpahan Kasus Penyiraman Air Keras ke Peradilan Militer Sesuai Konstitusi

Next

Langkah Tepat, Kasus Penyiraman Air Keras Ditangani Sesuai Kewenangan Militer

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme