Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA & Agraria

Presiden Tegaskan APBN Jadi Fondasi Perlindungan Ekonomi Rakyat

By redaksi
May 21, 2026 1 Min Read
Comments Off on Presiden Tegaskan APBN Jadi Fondasi Perlindungan Ekonomi Rakyat

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi fondasi utama dalam menjaga perlindungan ekonomi rakyat di tengah tantangan global yang penuh ketidakpastian.

Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen DPR/MPR RI.

Presiden menjelaskan pemerintah tetap optimistis terhadap prospek ekonomi nasional meski dunia sedang menghadapi tekanan geopolitik dan geoekonomi.

Menurutnya, strategi ekonomi yang tepat serta kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan akan menjadi kunci menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Dengan strategi ekonomi yang tepat, kebijakan fiskal yang prudent dan berkelanjutan, saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen di tahun 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029,” ujar Presiden Prabowo.

Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat melalui penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka. Dalam RAPBN 2027, angka kemiskinan diproyeksikan turun menjadi 6,0 hingga 6,5 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun ke kisaran 4,30 hingga 4,87 persen.

Untuk mendukung berbagai program prioritas nasional, pemerintah merencanakan belanja negara pada APBN 2027 berada di kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,82 hingga 12,40 persen PDB dengan defisit anggaran dijaga pada rentang 1,80 hingga maksimal 2,40 persen PDB.

Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai kehadiran langsung Presiden dalam menyampaikan RAPBN 2027 menjadi langkah penting untuk membangun kembali kepercayaan publik dan investor terhadap arah ekonomi nasional.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

CKG: Dari Skrining ke Peta Kesehatan Berkualitas Indonesia

Next

Pidato Presiden di Sidang Paripurna Perkuat Optimisme Ekonomi Indonesia

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA & Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme