Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

Ragam

Pyramid, Kamang, dan Tiwaniku Masamba

By redaksi
July 6, 2022 2 Min Read
Comments Off on Pyramid, Kamang, dan Tiwaniku Masamba

Jurnalredaksi, Jakarta– Pada suatu hari yang cerah di jaman SBY adalah seorang pria yang pernah aktivis pergerakan berujar, Gunung Padang di Cianjur itu sesungguhnya pyramid terurug.

Cepat sekali diresponi arkaeolog UI dan geolog ITB. Benar, kata arkaeolog, itu pyramid umurnya lebih dari 40.000 tahun. Nah, perlu riset.

Pemerintah mungkin bantu2 usaha bongkar misteri gunung berpyramid, atau pyramid bergunung ini, bahkan Presiden SBY sempat tinjau lokasi. Dari lapangan saya menerima informasi seorang diplomat negara Anerika Latin sempat juga ke lokasi, tapi tak kasi komentar apa2.

Cukup lama juga mereka risetnya. Akhirnya  pria eks aktivis bertutur, pyramid belum ditemukan, tapi tekstur gunung Padang laksana pyramid.

Sebenarnya tekstur kukusan juga seperti pyramid. Sayang tidak diriset.

Pyramid itu nama Maya, kemudian Egypt. Dalam ukuran lebih kecil tinggi 7 meter dan luas dasar 20 meter kubik di Tapanuli ada pyramid yang disebut Kamang, di Sumbar Kamang, di Jakarta Kemang, di Luwu Tiwaniku Masamba.

Fungsinya sama: tempat penyimpanan mayat.

Kalau kita amati penggalian makam tua di sekitar kompleks Unur Batujaya, Karawang, banyak ditemukan kerangka dalam rupa2 posisi.

Kalau bejana Batujaya diduga dari IV M, maka pada abad itu kita sudah kenal tradisi penguburan.

Belum ada lagi temuan pemakaman yang lebih tua dari Batujaya.

Kapan kita mulai menggunakan Kamang atau Tiwaniku Masamba?

Kamang tradisi penyimpanan mayat Maya. Sudah sering ditulis CABE orang Maya ke Indonesia 3050 tahun lalu (re: Prof Kern, 1951).

Kata orang Maya, aku tahu Tuhan.

atau Ahu Aviki, tapi ada juga Ahura Mazda, pandangan teologi monotheisme Zoroaster. Orang2 Gedé (Persia) juga ke Indonesia. Ada Pondok Gedé dan  ada pula Bojong Gede.

Tapi tak juga ditemukan bukti cara penyelenggaraan jenasah sebelum Maya. Sering  ditemukan kerangka purba tapi tanpa penjelasan. Perlu riset donk. 

(RS/AA)

Tags:

sejarah
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Mengapresiasi Keberhasilan Misi Damai Jokowi

Next

Tahun 1540 Yahudi serbu Pasuruan

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Games
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Spellen
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme