Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Cepat Tepat Terpercaya

Cepat Tepat Terpercaya

  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
  • Home
  • Ekonomi dan Investasi
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA dan Agraria
Subscribe
Close

Search

SDA & Agraria

Pertahanan 2027 Diperkuat lewat Modernisasi Alutsista dan Keamanan Siber

By redaksi
August 24, 2026 2 Min Read
Comments Off on Pertahanan 2027 Diperkuat lewat Modernisasi Alutsista dan Keamanan Siber

JAKARTA – Penguatan sektor pertahanan Indonesia pada 2027 diarahkan melalui peningkatan anggaran, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), penguatan industri pertahanan dalam negeri, serta pembangunan sistem keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapan pertahanan nasional di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks dan berkembangnya ancaman asimetris.

Komisi I DPR RI mendukung penyesuaian dan peningkatan alokasi anggaran pertahanan bagi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan TNI dalam penyusunan RAPBN mendatang. Anggota Komisi I DPR RI Sarifah Ainun Jariyah mengatakan peningkatan anggaran diperlukan untuk mempercepat modernisasi alutsista sekaligus meningkatkan kesejahteraan prajurit.

“Pengajuan anggarannya tentu saja sesuai dengan kebutuhan Kemenhan sendiri. Kalau melihat negara-negara lain, anggaran pertahanan keamanannya sudah meningkat. Maka dari itu, di Kemenhan sendiri mungkin akan ada peningkatan terkait anggaran pertahanan dan keamanan,” ujar Sarifah.

Menurut Sarifah, selain peremajaan alutsista matra darat, laut, dan udara, perhatian juga diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana prajurit, fasilitas perumahan dinas, tunjangan operasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta penguatan sistem pertahanan siber militer untuk mengantisipasi ancaman perang asimetris.

Penguatan kemampuan pertahanan juga didukung peningkatan kapasitas industri nasional. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan Indonesia semakin dekat menuju kemandirian dalam pemeliharaan alutsista setelah PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) berhasil melakukan perawatan kelas berat dan modernisasi pesawat Hercules C-130H milik TNI AU.

“Jadi, hari ini adalah satu garis awal bahwa modernisasi pesawat transport yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara, C-130H merupakan hal yang pertama kita angkat bahwa kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri,” kata Sjafrie.

Modernisasi pesawat A-1319 mencakup penggantian center wing box, peningkatan avionik, dan structural integrity program yang ditujukan untuk meningkatkan keandalan sekaligus memperpanjang usia operasional pesawat hingga 15–20 tahun. Pekerjaan tersebut turut didukung transfer teknologi dengan Lockheed Martin serta sinergi bersama PT Dirgantara Indonesia.

Sjafrie berharap kemampuan tersebut dapat dikembangkan untuk mendukung pemeliharaan alutsista udara lainnya, termasuk pesawat tempur dan pesawat intai. Pemerintah juga mendorong pembangunan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) Hercules di Kertajati, Jawa Barat.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Perlindungan Warga Papua Jadi Prioritas, Aparat Perkuat Keamanan di Jila

Next

Fokus Pertahanan 2027 Buktikan Negara Serius Menjaga Kedaulatan NKRI

Kabinet Merah Putih

Kategori Berita

  • Agama dan Pluralitas
  • Ekonomi dan Investasi
  • Kriminal
  • Otomotif
  • Polhukam
  • Ragam
  • SDA & Agraria
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme